Anda Harus Tahu Jenis Bahan dari Selimut

No comment 14111 views

Jenis Bahan Selimut

 

Jenis bahan selimut – Anda tentu sudah tak asing lagi dengan perlengkapan kamar tidur yang bisa menghangatkan tubuh pemakainya, yakni selimut. Perlengkapan tidur menjadi kebutuhan pokok bagi seluruh anggota keluarga karena memiliki fungsi yang sangat penting dalam menjaga kehangatan tubuh sekaligus memberi kenyamanan ketika tertidur lelap.

Beragam jenis bahan selimut ternyata memiliki tingkat kehangatan yang berbeda-beda, serta cara perawatan yang sudah pasti tidak sama. Jenis selimut manakah yang paling cocok bagi Anda dan keluarga? Mari kita simak ulasan seputar material pembuat selimut berikut ini:

  • Wol

Wol telah digunakan sebagai bahan selimut mulai ratusan tahun yang lalu. Alasan utama orang memilih menggunakan selimut berbahan ini adalah kemampuannya menjaga panas tubuh, terutama ketika hawa dingin menerjang. Selain itu, selimut wol juga sangat ramah lingkungan karena 100% terbuat dari bahan alam. Kelemahan jenis selimut ini adalah kecenderungannnya menyusust saat dicuci. Untuk menyisatinya, gunakan air dingin dan putaran mesin cuci lembut saat Anda mencucinya.

  • Kain sintetis

Ada banyak ragam kain sintetis yang digunakan untuk membuat selimut, misalnya saja poliester, akrilik, dan nilon. Kain sintetis sering digunakan dalam pembuatan selimut karena harganya yang terjangkau, serta menawarkan perawatan yang mudah dan tahan lama. Namun, terlalu sering mencuci selimut berbahan sintetis akan mengakibatkan warnanya memudar dan banyak benang yang mencuat. Untuk mengatasinya, jangan terlalu sering mencuci selimut sintetis dan jemurlah di tempat yang tidak terlalu panas.

  • Flanel

Jenis ini terbuat dari bahan 100% poly sehingga sifatnya hangat. Sangat cocok digunakan ditempat tempat yang dingin, perawatannya juga mudah karena kita dapat cuci sendiri tanpa harus ke laundry. Hanya saja selimut ini memiliki kekurangan bentuknya yang tidak simetris setelah dicuci, sehingga pastikan anda mendapatkan product yang berkualitas.

  • Bulu

Untuk selimut jenis ini ada bulu bulu halusnya seperti bulu pada anak angsa, jadi benar benar lembut. Tetapi ada beberapa jenis yang bulu bulunya mudah lepas sehingga dikhawatirkan bisa terhirup ke pernafasan. Pastikan selimut lembut yang anda pilih dari kualitas yang terbaik sehingga tidak membahayakan.

  • Handuk

Selimut ini terbuat dari bahan handuk sehingga sedikit kasar tetapi untuk beberapa customer yang fanatik, selimut ini dicari karena sifatnya sangat menyerap air dan cocok untuk dibawa traveling.

  • Katun

Jenis ini juga menjadi bahan populer yang digunakan untuk selimut katun karena sifatnya yang halus, tahan lama, dan memiliki tampilan menarik. Seringkali, bahan ini juga digunakan untuk membuat ornamen dekoratif dan juga dijadikan bahan kain sprei. Sayangnya, selimut katun mudah menyusut jika sering dicuci sehingga ada baiknya Anda memakai selimut ini hanya pada saat tertentu saja supaya tak cepat kotor. Satu lagi, jangan lupa menjemurnya di tempat yang teduh, ya.

  • Fleece

Fleece merupakan bahan yang terbuat dari daur ulang botol plastik atau kain sintetis lainnya seperti polietilen. Bahan fleece umumnya memiliki sifat ringan dan memudahkan sirkulasi udara di dalamnya. Bahan ini cenderung lebih banyak dipilih daripada wol karena memiliki bobot yang lebih ringan. Namun demikian, warna selimut fleece cepat memudar sehingga ketika mencuci, upayakan untuk tidak menggunakan air panas atau menjemurnya secara langsung di bawah terik mathari.

Nah, itulah beberapa informasi menarik terkait ragam bahan selimut, tingkat kehangatan, keawetan serta perawatan praktis yang bisa Anda lakukan. Setiap selimut terbuat dari bahan berbeda yang mengharuskan kita memberikan perlakuan khusus agar perlengkapan tidur ini tetap awet. Pikirkan terlebih dahulu sebelum menjatuhkan pilihan, sebab selimut dengan bahan yang tepat sesuai kebutuhan akan membuat nyaman waktu tidur Anda dan keluarga.

author
No Response

Leave a reply "Anda Harus Tahu Jenis Bahan dari Selimut"