6 Zat Berbahaya di Kosmetik Untuk Wanita Hamil

kosmetik

Hai wanita hamil, bagaimana kabar janin hari ini? Pasti sehat selalu. Apa ibu  tetap berdandan setiap hari? Wah tentunya, harus selalu tetap berdandan. Meskipun hamil, ibu harus tetap tampil cantik,

Wanita dan kecantikan memang suatu yang seakan tidak bisa dipisahkan. Bagi wanita, tampil cantik merupakan tuntutan untuk dirinya sendiri. Mengenakan kosmetik merupakan salah satu cara agar tetap tampil cantik. Tapi, bagi wanita hamil, tentunya harus tahu bahan-bahan kosmetik yang bisa membahayakan janin. Yuk, simak 5 zat berbahaya pada kosmetik untuk wanita hamil.

1. Paraben

Kosmetik aman untuk wanita hamil tidak boleh mengandung paraben yang umumnya dipakai sebagai pengawet ini. Paraben bisa bertindak seperti hormon esterogen. Akibatnya, paraben bisa memicu berbagai proses yang biasanya dipicu oleh esterogen. Menstruasi adalah salah satu contohnya. Jadi, bukan mustahil jika kosmetik yang mengandung paraben membuat wanita hamil keguguran atau lahir prematur.

2. Ftalatat

Zat kimia ini biasanya terkandung pada pewangi. Ftalatat digunakan untuk menstabilkan pengharum pada produk kosmetik sebagai body lotion, parfum, dan body spray. Sebaiknya, wanita hamil menghindari aroma yang tajam dan gunakan produk dari bahan alami tanpa aroma.

3. Partikel Ultrafine

Merupakan partikel sangat kecil yang biasanya dipakai untuk mencampur bahan agar menjadi homogen. Pada wanita hamil, bahan ini bisa masuk ke dalam sistem limpa dan tentu saja masuk ke dalam tubuh bayi. Akibatnya, bisa terjadi kerusakan pada organ tubuh bayi dan terganggunya proses metabolisme tubuh bayi.

4. Asam Retinoat

Zat ini biasa terkandung di dalam obat jerawat dan produk anti aging. Selain dikenal dengan nama asam salisilat, zat ini dikenal juga dengan nama asam beta hydroxyl atau BHA. Retinoid merupakan vitamin derivative A atau turunan yang berbahaya untuk janin.  Dalam dosis kecil, retinoid biasa dipakai sebagai bahan pembersih muka. Tetapi, vitamin A dalam dosis tinggi yang terkandung pada obat jerawat dan anti aging dapat menyebabkan cacat lahir.

5. Okibenzon dan Avobenzon

Zat kimia ini biasanya terkandung pada tabir surya perlindungan kimia. Okibenzon dan avobenzon ini tidak langsung berbahaya untuk kulit atau beracun. Tetapi, bahan kimia yang diserap kulit dapat berpengaruh pada janin.

6. Salicylic Acid

Yang ini mungkin cukup mengejutkan, mengingat rata-rata produk pembersih wajah anti jerawat mengandung bahan yang satu ini. Padahal perubahan hormon saat kehamilan kerap menyebabkan timbulnya jerawat di wajah. Anda bisa mencari produk pembersih wajah yang bebas dari kandungan salicylic acid selama hamil. Untuk menjgaa kesehatan kulit, perbanyak konsumsi sayur dan buah, serta memastikan kulit tetap terhidrasi dengan baik.

Nah, itulah 6 zat berbahaya pada kosmetik yang membahayakan wanita hamil. Sebaiknya, konsultasi dengan dokter apabila menggunakan produk-produk perawatan wajah dan kulit.

author
No Response

Leave a reply "6 Zat Berbahaya di Kosmetik Untuk Wanita Hamil"