Amankah Hamil Pada Pengidap Skoliosis?

pexels-photo-57529 (1)

Moms, pernahkah Anda mendengar istilah skoliosis? Skoliosis adalah suatu kelainan pada pertumbuhan tulang belakang. Normalnya, tulang belakang Anda akan tumbuh dan terlihat lurus. Akan tetapi, pada penderita skoliosis tulang belakang tersebut membentuk garis melengkung hingga membentuk huruf C atau S. Adanya kelainan pertumbuhan tulang belakang tersebut mengakibatkan penderita skoliosis seringkali mengalami pegal-pegal, nyeri tulang, dan bahkan dalam kasus ekstrim penderita tidak bisa berjalan. Skolioisis dapat terjadi pada pria maupun wanita, walaupun kelainan ini lebih cenderung ditemukan pada kaum hawa. Beberapa penderita skoliosis tak jarang menurun rasa kepercayaan dirinya, terutama para wanita yang menginginkan kehamilan. Amankah hamil pada pengidap skoliosis?
Sangat dipahami jika Anda bertanya tentang amankah hamil pada pengidap skoliosis? Dengan bertambahnya masa kehamilan, perut ibu pun akan semakin membesar sehingga peran tulang belakang yang kokoh sangatlah dibutuhkan untuk menyangga beban janin yang ada di dalam rahim. Belum lagi rasa nyeri tulang belakang yang umum dirasakan oleh ibu hamil, beberapa dari Anda pastinya khawatir akankah kehamilan Anda semakin memperparah skoliosis yang Anda derita?
Kabar baiknya adalah, apabila Anda mengidap skoliosis kategori ringan dan sedang maka Anda masih bisa menjalani kehamilan dan persalinan secara normal layaknya wanita lainnya. Anda juga tidak perlu khawatir bahwa lengkungan skoliosis Anda akan bertambah parah, terutama jika Anda hamil pada usia di atas 25 tahun. Karena pertumbuhan lengkungan skoliosis sendiri akan berhenti saat Anda berusia 25 tahun. Dengan kata lain, kehamilan Anda tidak akan memberikan dampak yang negatif pada skoliosis Anda dan begitu pula sebaliknya.
Namun, bagi Anda yang mengalami skoliosis berat, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan Anda. Pada penderita skoliosis dengan tingkat yang parah, resiko terjadinya nyeri hebat selama masa kehamilan akan lebih besar jika dibandingkan dengan penderita skoliosis ringan dan sedang. Saat usia kehamilan menginjak trimester akhir, ibu hamil yang menderita skoliosis berat pun akan lebih rawan terserang sesak napas bahkan bisa jadi Anda memerlukan bantuan alat pernapasan.
Tips bagi para ibu pengidap skoliosis yang saat ini menjalani masa kehamilan, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk menjamin masa kehamilan yang sehat. Salah satunya, sering lakukan olahraga ringan seperti berenang dan senam kegel yang dapat membantu meringankan nyeri kehamilan. Selain itu kenakan sepatu yang nyaman dan hindari high heels dan stiletto yang dapat memperparah rasa nyeri pada tulang belakang Anda.
Jadi, amankah hamil pada pengidap skoliosis? Jawabannya adalah, ya!

author
No Response

Leave a reply "Amankah Hamil Pada Pengidap Skoliosis?"