Awas! Ini Bahaya Hipertensi pada Kehamilan

No comment 1537 views

Awas! Ini Bahaya Hipertensi pada Kehamilan

Hipertensi saat hamil – Untuk mendapatkan bayi yang sehat tentu saja ibu hamil juga harus sehat. Namun bagaimana jika ibu hamil mengalami hipertensi? Penyakit ini merupakan penyakit umum yang terjadi pada masa kehamilan. Tensi ibu hamil yang tinggi akan menyebabkan masalah untuk janin yang dikandung maupun untuk dirinya sendiri. Untuk itu Anda yang memiliki hipertensi dan berencana hamil dalam waktu dekat ada baiknya untuk menyimak informasi berikut ini.

Bahaya hipertensi pada ibu hamil dapat memicu komplikasi saat kehamilan karena pada saat hamil tekanan darah bisa menjadi lebih tinggi dari biasanya. Efeknya dapat menyebabkan kerusakan pada organ – organ ibu hamil seperti ginjal dan lain – lain. Kasus terparah hipertensi saat hamil dapat menyebabkan preklamsia yang mengancam ibu dan janin dalam kandungan.

Preklamsia berefek negatif pada organ dalam lain seperti otak dan hati. Pada janin, preklamsia tak hanya mengakibatkan berat badan sang bayi tidak normal tetapi juga kelahiran prematur hingga meninggalnya bayi saat dilahirkan. Selain itu tensi tinggi saat hamil dapat menyebabkan hal – hal berbahaya berikut ini :

Bahaya hipertensi saat hamil

  • Placental abruption (ketika plasenta terpisah dari rahim sebelum waktunya)
  • Sindrom HELLP (kondisi dengan hati yang abnormal dan fungsi trombosit)
  • edema paru (kelebihan cairan di paru-paru)
  • eklampsia (kejang selama kehamilan)
  • gagal ginjal atau hati, stroke, dan bahkan kematian

Masalah bagi janin dan bayi setelah dilahirkan meliputi:

  • kelahiran prematur
  • pembatasan pertumbuhan (janin tidak mendapatkan berat badan tepat)
  • berat badan lahir rendah
  • cairan ketuban rendah
  • cedera otak dan dalam kasus yang jarang terjadi, kematian

Gejala Hipertensi Kehamilan

Waspadai tanda dan gejala hipertensi kehamilan seperti berikut :

  • Ditemukannya kelebihan protein dalam urin (proteinuria) atau tanda-tanda tambahan masalah ginjal.
    Sakit kepala yang parah.
  • Perubahan penglihatan, penglihatan menjadi kabur atau sensitivitas cahaya.
  • Nyeri pada perut bagian atas, biasanya di bawah tulang rusuk Anda di sisi kanan.
  • Mual atau muntah.
  • Urin dari buang air kecil menurun.
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah.
  • Gangguan pada fungsi hati.
  • Sesak napas, hal ini disebabkan oleh cairan di paru-paru.
  • Kenaikan tiba-tiba pada berat badan dan pembengkakan (edema), khususnya di wajah dan tangan, sering menyertai preeklampsia. Tapi hal-hal ini juga terjadi di banyak kehamilan normal, sehingga kadang tidak dianggap sebagai tanda-tanda preeklampsia.

Pencegahan

Pola hidup sehat akan meningkatkan potensi ibu untuk terhindar dari hipertensi pada kehamilan. Jauhi minuman yang beralkohol, jangan biasakan anda merokok, hindari stress, pola makan yang sehat (konsumsi protein tinggi, hindari konnsumsi berlebih makanan yang mengandung hidrat arang dan garam berlebih) dan berolahragalah. Selain itu ibu bisa mengkonsumsi beberapa makanan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah seperti coklat, ikan buah jeruk, buah pisang dan ikan

Setelah Anda mengetahui bahaya hipertensi saat hamil pasti hal ini membuat Anda ketakutan, namun harusnya Anda tidak berfikir demikian karena tidak sedikit pula ibu hamil yang hipertensi melahirkan bayinya dengan sehat dan selamat.

Untuk itu Anda harus berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu saat akan merencanakan kehamilan. Selain itu untuk mencegah hipertensi saat mengandung Anda harus menjaga pola hidup sehat dengan menjauhi rokok, minuman beralkohol serta menghindari stress, selain itu juga konsumsi makanan sehat. Baca juga :Pentingnya Prenatal Yoga untuk Ibu Hamil

author
No Response

Leave a reply "Awas! Ini Bahaya Hipertensi pada Kehamilan"