Bagaimana Cara Mengejan Yang Baik Saat Melahirkan?

Bagaimana Cara Mengejan Yang Baik Saat Melahirkan?Cara mengejan РBagaimana cara mengejan yang baik saat melahirkan bagi wanita hamil? Ini adalah pertanyaan yang hampir selalu diungkapkan oleh kebanayakan wanita mereka yang baru pertama kali hamil atau belum mempunyai pengalaman sama sekali tentang melahirkan pervaginam. Dan banyak dari mereka yang sudah beberapa kali melahirkan tapi masih bbingung dengan cara mengejan yang baik saat proses melahirkan.

Pada saat yang kurang tepat mengejan dapat menimbulkan resiko terkena udem portio atau terjadi pembengkakan pada rahim. Pembengkakan pada rahim ini bisa terjadi karena disebabkan oleh bibir kemaluan tersebut terlalu banyak mengalami dorongan, sementara itu tekanan yang kuat belum siap anda terima.

Bagi wanita hamil yang sangat menginginkan kelahiran dengan proses normal, ada beberapa cara mengejan yang baik ketika melahirkan secara alami.

Lalu bagaimana cara mengejan yang baik saat melahirkan?Berikut di antaranya:

1. Mulai setelah pembukaan lengkap
setelah pembukaan lengkap mengejan baru boleh dilakukan, yaitu pada pembukaan 10. Dokter akan melakukan observasi sehingga menemukan kepala bayi sudah turun sampai ke dasar panggul dan anus mulai ikut membuka. Untuk gejalanya seperti ingin buang air besar, tetapi jika sudah diberikan obat analgesi (penghilang nyeri) epidural yang dalam, biasanya perasaan di atas tak terasa, sehingga ibu harus memperhatikan komando dari dokter atau bidan.

2. Atur nafas
Proses pernafasan harus diatur, jangan bernafas secara serabutan karrena bisa menggangu proses mengejan. Agar tenaga ibu terkumpul bissanya dokter akan memandu untuk mengatur nafas pasien

3. Tunggu perintah dokter
Mulai mengejan ketika di perintah oleh dokter. Karena tidak kuasa menahan sakit dan kebanyakan wanita hamil berusaha mengejan dengan secepatnya agar prosesnya segera selesai. Padahal mengejan tersebut ada kalanya harus menunggu waktu yang pas.

4. Ikuti irama tubuh
saat mengejan Ibu harus mengikuti irama tubuh. Bila pembukaan sudah lengkap, ibu harus segera mengejan, mengatur napas, dan saat proses pengejanan berlangsung tidak boleh ditahan. Ada ibu yang menahan pengejanan dengan mengangkat pantat atau panggul karena takut fesesnya keluar. Hal ini akan memerlukan banyak jahitan karena robekan di bagian antara vagina dan anus lebih lebar. sebaiknya hentikan dahulu pengejanan jika kontraksi rahim mereda. Biasanya sampai menunggu kontraksi berikutnya ibu diminta istirahat sejenak

5. Tenaga harus efektif
Tidak perlu membuang buang tenaga, entah itu dengan berteriak teriak atau mengeluh, karena hal ini akan membuang buang tenaga , mengingat ibu harus mengejan berkali kali

6. Pandangan ke arah perut
Supaya lebih bisa berkonsentrasi pada persalinan, arahkan pandangan ke arah perut

7. Saat kepala bayi terlihat berhentilah mengejan
Tujuannya supaya vagina dan perineum meregang perlahan-lahan, juga untuk mengurangi robekan dan kelahiran yang terlalu cepat.

terima kasih sudah membaca artikel tentang cara melahirkan atau cara mengejan yang baik

Baca Juga 6 Manfaat Olahraga Bagi Ibu Hamil Yang Disarankan

author
No Response

Leave a reply "Bagaimana Cara Mengejan Yang Baik Saat Melahirkan?"