Beberapa Pemeriksaan Yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil

Beberapa Pemeriksaan Yang Perlu Dilakukan Ibu HamilPemeriksaan ibu hami – pemeriksaan untuk mengetahui resiko hamil untuk seorang wanita ataupun janin yang sedang dikandung disebut dengan pemeriksaan fetomaternal. contohnya seperti pemeriksaan kemungkinana timbulnya kelainan genetik adatau gangguan pembentukan organ, pertubuhan janin terhambat atau resiko kelahiran bayi prematur.

pemeriksaan ibu hamil untuk mengetahui resiko preeklamsia yaitu dengan hipetensi kehamilan, kbanyakn ditandai dengan meningkatnya tekanan darah dan meningkatnya protein di dalam urin. resiko lain yang bisa terjadi yaitu dengan adanya kelainan kromosom down sindrome, soft marketer, patau sindrome, edward’s sindrome.

pemeriksaan yang perlu dilakukan untuk ibu hamil yaitu

1. USG

pemeriksaan pada ibu hamil disarankan untuk melakukan USG  minimal 2-3 kali pada waktu usia kehamilan 11-14 minggu ”Untuk menentukan usia kehamilan apakah janinnya satu atau kembar, apakah ada cacat bawaan atau tidak,”  kata seorang SpOG. (K)Fetomaternal, dari Brawijaya Women & Children Hospital.

lalu pada usia kehamolan 18-22 minggu, pada saat ini dengan melakukan USG bisa menetahui anatomi janin, resiko ibu pada saat melahirkan dan juga pertumbuhan janin

kemudian pemeriksaan USG dilakukan pada usia kehamilan 28-32 minggu. pada usia ini USG dilakukan untuk melihat pertumbuhan janin apakah ada cacat bawaan atau tidak.

2. NIPT

ketika hamil, beberapa DNA dari janin dibawa oleh ke aliran darah ibu, DNA ini membawa informasi genetik yang ditujukan ke kromosom. test darah mengunakan NIPT dari sampel darah ibu hamil dapat mengetahui konsdisi kesehatan bayi.

3. Chordocentesis

pemeriksaan ini dilakukan pada usia kehamilan 20 minggu. pemeriksaan ibu hamil ini menggunakan cara mengambil darh janin melalui vena tali pusat. tujuan dari pemeriksaan ini untuk mengetahui kelainan kromosom jenis kelainan kromosom pada janin. dan dengan pemeriksaan HB janin dan hematokrit dapat mengetahui apakah janin mengalami anemia atau tidak.

4. Amniocentesis

pemeriksaaa yang perlu dilakukan ibu hamil no 4 adalah amniocentesis. test ini bertujuan untuk mengetahui apakah janin mengalami kelainan genetik melaui pemeriksaan cairan ketuban atau cairan amnion

5. Transfusion Intrauterine

pemeriksaan ini dapat dilakukan jika bayi didiagnosa mengalami anemia. pemeriksaan ibu hamil dengan transfusi ini dapat dilakukan pada kehamilan minggu ke 26-34.

Baca Juga Baca Yuk! Khasiat Jahe Bagi Ibu Hamil

author
No Response

Leave a reply "Beberapa Pemeriksaan Yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil"