Berikut Pencegahan Kejang dan Keracunan pada Kehamilan

Berikut Pencegahan Kejang dan Keracunan pada Kehamilan

Pre-eklampsia, dan eklampsia. Kedua komplikasi kehamilan ini walaupun cukup jarang terdengar namun memiliki dampak yang sangat fatal baik bagi ibu hamil maupun janin yang tengah dikandung.  Salah satu tanda dari terjadinya pre-eklampsia maupun eklampsia pada ibu hamil adalah terjadinya kejang-kejang menyerupai orang yang mengalami keracunan, sehingga tidak mengherankan jika baik pre-eklampsia dan eklampsia disebut sebagai penyakit keracunan kehamilan. Lalu, bagaimanakah cara pencegahan kejang dan keracunan pada kehamilan?

Pre-eklampsia serta penyakit turunannya disebabkan oleh tekanan darah yang melonjak tinggi pada ibu hamil, sehingga cara yang paling bijak dalam pencegahan kejang dan keracunan pada kehamilan adalah dengan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan, sekaligus memeriksakan tekanan darah. Pre-eklampsia  umumnya muncul pada usia kehamilan minggu ke-20.  Baca juga:Penting! Inilah Cara Mencegah Janin Gugur

Pada masa kehamilan tersebut pada umumnya tekanan darah ibu hamil telah kembali ke tekanan darah normal, sehingga jika saat diperiksa tekanan darah Anda menunjukkan angka yang tinggi (140/90 mm Hg) dan terjadi secara  konsisten, maka dokter pun akan melakukan beberapa rangkaian tes tambahan termasuk tes urine  untuk membuktikan diagnosis sekaligus memberikan perawatan melawan pre-eklampsia yang Anda butuhkan.

Dan sayangnya walaupun hingga kini masih belum ditemukan cara terbaik untuk mencegah terjadinya pre-eklampsia, tenaga medis pada umumnya akan menyarankan Anda untuk mengkonsumsi obat aspirin dalam dosis rendah, atau sesuai dengan yang disarankan oleh dokter. Selain itu, bagi Anda yang mengalami defisiensi kalsium maka disarankan untuk mengkonsumsi suplemen kalsium. Namun sekali lagi, ada baiknya bagi Anda untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat atau suplemen dalam bentuk apapun.

Pencegahan dari pre-eklampsia selayaknya memang harus dilakukan jauh sebelum Anda menjalani program kehamilan. Penyakit darah tinggi pada umumnya menyerang wanita yang mengalami obesitas sehingga jika Anda memiliki berat tubuh yang jauh melebihi berat badan ideal, ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk melakukan program diet dengan memperbaiki pola makan dan mengkonsumsi makanan dan minuman yang bergizi, serta olahraga yang cukup untuk menurunkan kadar lemak jahat di dalam tubuh.

Pre-eklampsia jika dibiarkan begitu saja maka akan berubah menjadi penyakit komplikasi yang jauh lebih fatal, yaitu eklampsia. Namun, bukan berarti kedua komplikasi kehamilan tersebut tidak dapat ditanggulangi. Semakin cepat penyakit pre-eklampsia terdeteksi maka akan semakin minim pula dampak kerusakan, baik bagi ibu hamil maupun janin.

Demikianlah artikel mengenai pencegahan kejang dan keracunan pada kehamilan. Semoga membantu, Moms.

author
No Response

Leave a reply "Berikut Pencegahan Kejang dan Keracunan pada Kehamilan"