Bunda, Inilah Penyebab Kekurangan Air Ketuban

penyebab kekurangan air ketuban

Cairan amnion, atau yang juga dikenal dengan sebutan air ketuban adalah sebuah cairan di dalam lapisan membran tipis bernama kantong amniotik di dalam rahim, yang memiliki fungsi untuk melindungi bayi dari efek benturan dari luar. Selain itu, air ketuban juga berfungsi untuk membantu mobilitas janin selama berada di rahim dan turut berperan dalam pembentukan dan perkembangan otot tubuh, paru-paru, dan sistem pencernaan janin. Mengingat betapa pentingnya fungsi air ketuban tentunya akan sangat berbahaya jika jumlah air ketuban di dalam rahim terlalu sedikit. Yuk, ketahui lebih jelas penyebab kekurangan air ketuban, atau oligohydramnios.

  • Gangguan Kehamilan

Salah satu penyebab kekurangan air ketuban yang paling umum terjadi adalah terjadinya gangguan kehamilan yang mengakibatkan komplikasi. Gangguan kehamilan ini pada umumnya menyerang ibu yang memiliki riwayat penyakit diabetes, darah tinggi, dan preeclampsia. Selain itu, dehidrasi akibat terlalu sering muntah juga dapat mengakibatkan gangguan terhadap produksi air ketuban, yang terbentuk pada 12 hari setelah proses pembuahan.

  • Kelainan Pada Plasenta

Plasenta merupakan organ yang menghubungkan antara bayi dengan dinding rahim dan membantu bayi dalam mendapatkan nutrisi-nutrisi makanan di dalam darah untuk mendukung tumbuh kembangnya. Apabila plasenta mengalami kelainan yang kemudian menyebabka terhambatnya proses penyerapan nutrisi pada bayi, maka bayi akan mengalami hambatan dalam organ-organnya, dalam hal ini ginjal. Sehingga mengakibatkan bayi tidak mampu mendaur ulang cairan amnion yang ada dan mengakibatkan penurunan jumlah air ketuban. Baca juga: Yuk, Intip Perkembangan Janin Usia 5 Bulan

  • Terjadi Kebocoran Pada Kantung Air Ketuban

Normalnya kantong air ketuban akan sobek pada saat hari persalinan dan menyebabkan air ketuban keluar dari vagina. Akan tetapi dalam kasus tertentu, kantong air ketuban tersebut robek sebelum waktunya sehingga mengakibatkan jumlah air ketuban di dalam kantong berkurang.

Walaupun terkadang sobekan pada kantung air ketuban tersebut akan menutup dengan sendirinya, akan tetapi dalam kasus tertentu hal tersebut tidak terjadi sehingga mengakibatkan sejumlah besar air ketuban menghilang. Apabila tidak segera ditanggulangi maka keadaan tersebut dapat membahayakan nyawa Anda, dan terutama bayi Anda. Air ketuban merupakan benteng pertahanan pertama untuk mencegah infeksi pada janin yang disebabkan oleh kuman dan bakteri yang masuk ke dalam kantong ketuban. Dan dengan kurangnya kadar air ketuban, maka resiko bayi Anda terkena infeksi akan semakin besar.

Demikianlah beberapa penyebab kekurangan air ketuban. Semoga informasi ini bermanfaat, Moms.

author
No Response

Leave a reply "Bunda, Inilah Penyebab Kekurangan Air Ketuban"