Bunda, Kenali Lebih Dekat Kehamilan Dengan Placenta Previa

Placenta Previa

Bagi Anda yang saat ini sedang hamil, tentunya Anda menginginkan masa kehamilan yang lancar dan tanpa halangan apapun hingga saat hari melahirkan tiba. Itulah mengapa Anda rajin memeriksakan kandungan ke dokter kandungan guna mengetahui kondisi janin Anda. Pemeriksaan kandungan secara rutin memang sangat membantu pengawasan janin di dalam rahim termasuk mencegah keterlambatan penanganan seandainya terjadi masalah pada kehamilan, salah satunya adalah placenta previa. Tentang definisi mengenai placenta previa serta cara mengatasi kehamilan dengan placenta previa akan Anda temukan lebih jauh di artikel ini.

Placenta previa adalah sebuah kondisi kehamilan dimana sebagian atau seluruh bagian dari plasenta berada tepat di atas mulut rahim  sehingga menutup jalur lahir. Dan walaupun prosentase dari terjadinya kehamilan dengan placenta previa sangatlah jarang, placenta previa dapat menyebabkan pendarahan pada ibu hamil sehingga keberadaannya pun perlu untuk diwaspadai.

Ketika Anda hamil, selaput ari-ari atau plasenta akan terbentuk dan menempel di dinding rahim. Selaput ini berfungsi sebagai penyalur nutrisi-nutrisi makanan yang dibutuhkan oleh janin, dan juga berfungsi sebagai penyalur zat-zat buangan dari bayi. Dalam keadaan normal, seiring dengan berkembangnya rahim, maka plasenta tersebut pun juga akan tumbuh akan bergeser menjauhi leher rahim. Akan tetapi, tidak jarang plasenta tersebut tetap berada di dekat leher rahim sehingga ketika ia berkembang semakin besar, plasenta tersebut pun menutup liang rahim dan secara otomatis menyegel satu-satunya jalan lahir sang bayi. Keadaan itulah yang disebut plasenta previa.  Baca juga: Bunda, Inilah Penyebab Kekurangan Air Ketuban

Dan sayangnya hingga kini penyebab dari plasenta previa tidak diketahui secara pasti. Namun Anda termasuk orang yang berisiko terkena plasenta previa jika Anda hamil di usia 35 tahun atau lebih, atau ini bukan kehamilan pertama Anda dan Anda memiliki riwayat terkena plasenta previa di kehamilan sebelumnya, Anda memiliki bentuk rahim yang abnormal, Anda merupakan perokok dan pengguna obat-obatan terlarang.

Apabila tidak segera ditanggulangi, plasenta previa dapat menyebabkan lepasnya tali plasenta dari dinding rahim dan mengakibatkan pendarahan parah, atau Anda berisiko harus melahirkan bayi Anda dengan operasi caesar. Satu-satunya gejala yang nampak dari plasenta previa adalah terjadinya pendarahan yang terjadi pada 3 bulan sebelum kelahiran, dan jika pendarahan tersebut tidak kunjung berhenti maka dokter akan menyarankan Anda untuk melahirkan bayi Anda jauh lebih awal dari seharusnya, sehingga menyebabkan bayi terlahir prematur.

Demikianlah uraian singkat mengenai kehamilan dengan placenta previa. Semoga artikel ini dapat memberikan pengetahuan tambahan bagi Anda, Moms.

author
No Response

Leave a reply "Bunda, Kenali Lebih Dekat Kehamilan Dengan Placenta Previa"