Gejala Hamil Kembar, Berlipat Lebihnya dari Hamil Tunggal Lho!

Hamil kembar? Apa sih yang membedakan wanita hamil kembar dengan hamil tunggal? Logisnya, jika janin yang dikandung dua otomatis ‘beban’ yang ditanggung ibu hamil pun jadi dua kali lipatnya, terlebih gejala hamil yang dialaminya.

Jika pada kehamilan tunggal biasanya gejala hamil yang dialami wanita sudah membuat ibu hamil kewalahan, maka pada ibu hamil kembar tanda-tanda hamil itu bisa lebih ‘wow’ lagi. Misalnya, mulai dari penambahan berat badan yang berlipat, gejala mual yang berlebih, dan gejala hamil lagi lainnya yang intensitasnya lebih tinggi atau banyak. Untuk lebih lengkapnya, yuk simak gejala hamil kembar berikut ini:

  1. Mual muntah yang berlebih

Mual atau muntah atau istilah biasanya disebut morning sickness merupakan tanda-tanda wanita hamil yang kerap dialami. Mual dan muntah ini sering dialami pada masa-masa kehamilan awal trimester pertama, namun akan berkurang bahkan hilang dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu ketika usia kehamilan semakin bertambah. Kondisi ini dipengaruhi oleh produktivitas hormon yang kian meningkat selama kehamilan.

Salah satu hormon yang berpengaruh mendatangkan gejala mual dan muntah saat hamil ini adalah hormon hCG (human Chorionic Gonadotropin). Hormon ini berfungsi untuk menjaga kehamilan hingga plasenta berkembang dan konsentrasinya kian meningkat cepat selama minggu pertama serta berlipat ganda setiap dua atau tiga hari pada kehamilan tunggal.

Nah, aktivitas hormon tersebut akan semakin meningkat dan berlipat pada kehamilan kembar sehingga mual dan muntah yang dialami juga akan lebih parah daripada hamil tunggal.

  1. Penambahan berat badan lebih banyak

Selain mual dan muntah yang cenderung berlebih pada kehamilan kembar, penambahan berat badan juga akan terlihat lebih signifikan peningkatannya pada trimester pertama. Ibu hamil kembar biasanya memang akan lebih cepat bertambah berat badannya dari pada ibu hamil yang hanya memiliki satu janin tunggal. Nah, biasanya ibu hamil yang memiliki janin kembar ini akan mengalami penambahan berta badan sekitar 35 hingga 45 kilogram pada 12 minggu pertama.

Ini tak buruk dan tak perlu menjadi kekhawatiran berlebih sebenarnya karena tanda-tanda wanita hamil kembar ini dapat memberikan pengaruh yang positif bagi pertambahan berat badan janin dalam kandungan lho, Bu. Nah, untuk mengontrol penambahan berat badan Ibu, sebaiknya aturlah pola dan porsi makan dengan baik ya!

Selain dua tanda-tanda wanita hamil tersebut, umumnya gejala hamil yang lain juga akan dirasakan oleh wanita hamil kembar. Bedanya, intensitasnya lebih sering dan meningkat. Gejala kehamilan lain seperti pembengkakan payudara, buang air kecil yang lebih sering, cepat merasa lapar dan lelah pada trimester pertama juga akan dirasakan pada kehamilan kembar.

Lantas, memasuki trimester kedua nantinya gejala kehamilan tersebut akan diikuti oleh tanda kehamilan lain seperti seperti pembesaran rahim yang ‘tidak normal’ dan juga gerakan janin yang lebih aktif sejak dini. Biasanya juga, naluri ibu hamil akan dapat dengan sendirinya mengetahui jika dirinya sedang hamil kembar, selain adanya faktor riwayat keluarga. Menarik ya?

author
No Response

Leave a reply "Gejala Hamil Kembar, Berlipat Lebihnya dari Hamil Tunggal Lho!"