Ketahui Yuk Pengaruh Rhesus Darah Terhadap Kehamilan

 

Woman lying in hospital bed (focus on IV drips filled with blood)

Umumnya, ketika kita berbicara tentang penggolongan darah maka banyak orang yang merujuk pada penggolongan darah ABO. Yaitu, golongan darah A, B, AB, dan O. Namun ternyata, golongan darah tersebut masih dibagi lagi menjadi 2 klasifikasi yang dinamakan dengan rhesus darah. Klasifikasi tersebut umumnya dibuat berdasarkan ditemukan tidaknya kandungan antigen di dalam darah. Bagi Anda yang memiliki antigen di dalam darah Anda, maka Anda akan masuk ke dalam rhesus positif (+), sedangkan jika tidak ditemukannya antigen dalam darah maka Anda termasuk rhesus negatif. Masyarakat dunia pada umumnya memiliki golongan darah dengan rhesus positif, sedangkan pemilik rhesus darah bersifat negatif cenderung sangat amat jarang.
Klasifikasi rhesus darah ini biasanya digunakan dalam dunia medis, khususnya yang berhubungan dengan donor darah. Hal tersebut tentunya sangat penting agar proses transfusi darah berlangsung lancar dan meminimalisir resiko penggumpalan darah. Di luar itu, jenis rhesus Anda tidak memberikan dampak yang merugikan untuk tubuh Anda. Namun jika Anda berencana untuk memiliki anak, maka jenis rhesus yang dimiliki oleh Anda dan janin akan sangat mempengaruhi kehamilan Anda.

 
Jika bayi Anda memiliki rhesus yang sama dengan Anda, maka tidak ada hal yang perlu Anda khawatirkan. Namun Anda wajib waspada jika rhesus yang dimiliki oleh anak Anda berbeda dari Anda. Hal tersebut dapat mengakibatkan inkompatibilitas Rh.hal tersebut diakibatkan oleh perbedaan rhesus darah milik ibu dan janin, yang mengakibatkan sistem antibodi ibu menyerang sel darah merah milik janin.
Untungnya, hal tersebut cenderung sangat jarang jika terjadi pada kehamilan pertama. Dampak dari inkompatibilitas rhesus ini baru akan muncul pada kelahiran kedua, karena pada masa itu tubuh sudah membentuk terlalu banyak zat antibodi (anti –rhesus) sehingga dapat menembus masuk ke plasenta dan menyerang bayi Anda.
Dampak yang diakibatkan oleh inkompatibilitas rhesus ini pun bukan main-main. Sel darah merah janin bisa hancur diserang oleh sistem antibodi tubuh sehingga menyebabkan suatu kondisi medis yang dinamakan hemolitik. Janin terancaam mati di dalam kandungan, dan juga bisa menderita pembengkakan organ hati, anemia, penyakit kuning, dan gagal jantung.
Jika Anda sudah terdeteksi mengalami inkompatibilitas rhesus darah, maka dokter akan memonitor perkembangan kehamilan Anda dengan lebih seksama . Jika bayi sudah terlahir, maka ia akan memerlukan transfusi darah, suntikan infus berisi elektrolit, dan terapi phototherapy.

author
No Response

Leave a reply "Ketahui Yuk Pengaruh Rhesus Darah Terhadap Kehamilan"