Penting, Mengetahui Ciri-Ciri Air Ketuban Kering dan Solusinya

Katalogibu – Pada ibu hamil, air ketuban diantaranya berfungsi sebagai pelindung dari trauma benturan. Selain itu, berfungsi sebagai pelindung yang mencegah tali pusat bayi kekeringan, yang dapat mengakibatkan tali pusat mengerut sehingga menghambat penyaluran oksigen melalui darah ibu ke janin.

Volume air ketuban normal kurang lebih 1 liter di usia kehamilan 34 sampai 36 minggu. Seiring waktu, jumlah volumenya akan turun hingga bayi dilahirkan. Sedangkan jika volumenya kurang dari 1 liter sebelum bayi dilahirkan berarti kondisi tersebut disebut oligohidramnion.

Berikut ciri-ciri air ketuban kering:

  1. Bayi jarang melakukan kegiatan berputar

Ktika ketuban kering, suhu didalam rahim ikut mengering sehingga bayi akan jarang bergerak dan berputar akibat tidak mendapatkan cairan yang cukup.

  1. Ibu merasakan sakit pada rahim ketika bayi bergerak

Ketika bayi ingin bergerak maka akan menyentuh dinding rahim, dengan begitu membuat tali pusat bayi melilit. Ini adalah bentuk kontraksi bayi yang membutuhkan cairan umtuk bergerak.

  1. Menurunnya nafsu makan

Ketuban kering menyebabkan metabolisme ibu terganggu sehingga hal ini menyebabkan penurunan nafsu makan yang berdampak pada penurunan berat badan ibu dan bayi yang ada didalam kandungan.

  1. Nyeri dibagian bawah pusar

Nyeri ini terasa karena pergerakan bayi tersendat-sendat atau kurang lancar.

  1. Air urin tampak jern ih

Dengan jernihnya air urin itu menandakan air ketuban mulai mengering atau sedikit.

  1. Terjadi ketegangan otot didekitar ulu hati dan perut

Hal ini disebabkan pergerakan bayi yang tersendat-sendat akibat keurangan pelumas ibaratnya. Sehingga terjadi keteganan dibagian ulu hati dan perut, dengan begitu biasanya ibu tidak nyaman ketika duduk, berjalan ataupun tidur.

  1. Rasa cepat lelah

Air ketuban yang mengering membuat stamina ibu menjadi lemah, ini dikarenakan ada kesulitan aliran darah ke plasenta janin. Kondisi ini bisa membuat tulang ibu merasakan nyeri, linu, dan pegal yang luar biasa.

Untuk mengatasi air ketuban yang kering, yang harus dilakukan adalah mencukupi asupan cairan dapat menambah volume ketuban, namun hasilnya tidak signifikan. Sayangnya, tidak ada lagi cara yang dapat dilakukan untuk menambah air ketuban. Bila memamng air ketuban sedikit, bisa ditambahkan cairan amnioinfusi yang hanya bisa diberikan sesuai indikasi yang diberikan dokter.

Itulah ciri- ciri dari keadaan air ketuban dan solusiya. Dengan demikian moms harus sering-sering kontrol kepada dokter ahli untuk mendapatkan perawatan yang tepat, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

author
No Response

Leave a reply "Penting, Mengetahui Ciri-Ciri Air Ketuban Kering dan Solusinya"