Seperti Apakah Bayi Tabung Menurut Islam?

Memiliki seorang anak tentu adalah harapan semua pasangan di dunia ini, tapi semua itu tidak semudah yang dibayangkan. Ada beberapa pasangan yang memang belum ditakdiran untuk memiliki momongan, lalu solusinya bagaimana? Ada beberapa orang yang memilih jalan mengguanakan bayi tabung. bayi tabung adalah proses pembuahan sel telur dan sperma di luar tubuh ibu, istilahnya in vitro vertilization (in vitro bahasa latin, artinya “dalam gelas atau tabung,” vertilization artinya pembuahan). Dalam proses bayi tabung, sel telur matang diambil dari indung telur ibu, dibuahi dengan sperma di dalam medium cairan. Setelah berhasil, embrio kecil yang terjadi dimasukkan ke rahim dengan harapan berkembang menjadi bayi. Lalu bagaiamana Bayi Tabung Menurut Islam?bayi-tabung

Semua agama tentu memiliki pendapat yang sama yaitu bayi adalah titipan dari Tuhan, begitu juga dengan Islam. Dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini, Anda tidak perlu lagi mengadopsi anak ketika menginginkan seorang anak. Anda bisa mengikut program inseminasi, seseorang dapat memiliki anak yang bahkan dari kandungannya sendiri.

Anak akan mewarisi tanda-tanda dan kesamaan dari orangtuanya, termasuk ciri-ciri khas, baik maupun buruk, dengan mempertimbangkan hal ini, sebelumnya juga dinyatakan bahwa Islam mengharamkan berzina yang sebenarnya apabila dari perbuatan ini dihasilkan seorang anak, maka kemudaratan pun akan terjadi pada anak ini, walau ia sendiri tidak menginginkan hal demikian.

Bayi Tabung Menurut Islam, para ulama khususnya di Indonesia menetapkan fatwanya bahwa program bayi tabungdari pasangan suami istri yang dititipkan di rahim perempuan hukumnya haram karena akan memberikan dampak negatif di kemudian hari terkait masalah hak waris dan sebagainya.

Hukum bayi tabung adalah masalah yang sangat kontemporer, karena tidak adanya hukum yang sangat spesifik di dalam Al-quran maupun As-sunnah ataupun dalam kajian fiqih sekalipun. Karena itulah purlu adanya pengkajian khusus mengenai Bayi Tabung Menurut Islam. Bayi tabung menurut hukum perdata Indonesia adalah suatu permasalahan hukum dan juga suatu etis moral yang jika ditelusuri bahwa sperma atau sel telur yang berasal dari pasangan yang syah di dalam suatu hubungan pernikahan. Namun, hal ini menjadi masalah jika bahan dari pembuatan bayi tabung ini berasal dari orang yang sudah meninggal dunia.

Demikianlah hukum islam mengenai bayi tabung, pikirkanlah matang-matang ketika Anda ingin melakukannya.

author
No Response

Leave a reply "Seperti Apakah Bayi Tabung Menurut Islam?"