Sudah Tahukah Bahaya Cacar Air Terhadap Kehamilan?

pregnant-woman

Cacar air adalah penyakit yang umum dan pasti dialami oleh setiap orang sekali seumur hidupnya. Kebanyakan orang akan mendapatkan sakit cacar air saat mereka berusia kanak-kanak, walaupun tidak jarang beberapa dari Anda mungkin tidak mendapatkannya hingga Anda berusia remaja atau saat dewasa. Walaupun dapat mengakibatkan ketidaknyamanan, cacar air biasanya akan sembuh dalam hitungan hari. Ditambah lagi, setelah terkena penyakit ini tubuh Anda akan membentuk sistem imun sehingga Anda tidak lagi terserang penyakit ini. Bagaimana dengan ibu hamil? Adakah bahaya cacar air terhadap kehamilan?

 
• Komplikasi pada Ibu Hamil
Salah satu bahaya cacar air terhadap kehamilan adalah dampak komplikasi yang dapat menimpa ibu hamil. Cacar air dapat menyebabkan komplikasi berupa pneumonia atau radang paru-paru pada ibu hamil. Dampak yang tak kalah seriusnya dari cacar air adalah kemungkinan ibu hamil terserang penyakit ensefalitis atau radang otak, dan radang hati (hepatitis).

Umumnya komplikasi tersebut terjadi jika ibu hamil mengadopsi gaya hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok. Namun bisa juga akibat riwayat penyakit paru-paru yang sebelumnya diidap oleh ibu hamil.

 
• Komplikasi pada Janin
Apabila ibu hamil tidak memiliki kebiasaan merokok atau riwayat penyakit paru-paru, mungkin dampak yang ditimbulkan cacar air tersebut tidak terlalu parah. Namun yang jelas, janin yang Anda kandung akan mengalami kerugian yang paling besar. Infeksi cacar air dapat menular pada bayi melalui aliran darah yang mengalir melalui plasenta. Sistem imun tubuh bayi memang masih tergolong sangat lemah sehingga ia tidak akan mampu melawan virus tersebut.

Akibatnya, janin Anda berisiko terserang sindrom Varicella Kongenital. Sindrom ini dapat mengakibatkan bayi menderita kelainan bawaan, seperti adanya bekas luka pada kulit, kelainan otot tulang, bayi terlahir lumpuh, bayi memiliki ukuran kepala yang kecil, kebutaan, kejang, hingga tidak jarang, keterbelakangan mental.

Sedangkan apabila Anda terinfeksi cacar air saat menginjak usia kehamilan 28-36 minggu, besar kemungkinan sistem imun tubuh bayi sudah cukup kuat untuk menghalau kemungkinan terburuk dari infeksi virus cacar ini. Namun ketika bayi terlahir, besar kemungkinan ia akan menderita cacar api (shingles) yang disebabkan oleh virus cacar air yang kembali aktif.

 
Hingga saat ini cara terbaik untuk mencegah bahaya cacar air terhadap kehamilan adalah dengan membekali diri dengan vaksinasi cacar air yang perlu Anda dapatkan sebelum Anda merencanakan kehamilan. Semoga informasi ini membantu.

author
No Response

Leave a reply "Sudah Tahukah Bahaya Cacar Air Terhadap Kehamilan?"