Waspadai Tanda Bahaya Pada Kehamilan, Persalinan dan Nifas

Tanda Bahaya Pada Kehamilan, Persalinan dan Nifas

Masa kehamilan merupakan masa-masa yang sangat dinantikan bagi pasangan yang telah lama mendambakan kehadiran anak, dan sudah pasti baik Anda maupun pasangan Anda akan selalu mengharapkan usia kehamilan yang sehat dan masa persalinan yang lancar. Dan seiring dengan majunya ilmu pengetahuan serta semakin bertambahnya kesejahteraan masyarakat, kebanyakan kasus kehamilan, persalinan hingga nifas berlangsung dengan normal dan lancar. Namun sayangnya, dalam beberapa kasus terdapat berbagai macam masalah kehamilan yang mengakibatkan tidak hanya masa kehamilan dan proses persalinan yang tidak lancar tetapi juga turut mempengaruhi masa nifas. Apa saja tanda bahaya pada kehamilan, persalinan dan nifas?

  • Ibu Menolak Makan dan Muntah Terus-Menerus

Morning sickness yang berlangsung terlalu lama hingga mengakibatkan ibu tidak dapat mengkonsumsi makanan satupun merupakan tanda bahaya pada kehamilan, persalinan, dan nifas yang pertama. Seperti yang telah kita semua ketahui, morning sickness atau perasaan mual yang sering diikuti dengan gejala muntah-muntah merupakan gejala kehamilan yang wajar yang sering terjadi pada ibu dengan usia kehamilan 1-3 bulan.

Akan tetapi, jika hal tersebut mengakibatkan ibu tidak dapat mengkonsumsi makanan satupun serta mengalami masa dehidrasi, maka hal tersebut akan berubah menjadi keadaan yang membahayakan nyawa ibu dan janin. Bahkan tidak mungkin jika hal tersebut berujung pada peristiwa bayi mati di dalam rahim (stillbirth) atau keguguran karena tubuh ibu menjadi terlalu lemah dan tidak mampu mendukung pertumbuhan bayi.  Baca juga: Ini Cara Membedakan Kontraksi Asli Dengan Kontraksi Palsu

Untuk mencegah terjadinya muntah-muntah yang berlebihan, ada baiknya Anda menghindari konsumsi makanan yang beraroma menyengat dan memiliki rasa yang tajam. Selain itu ubah porsi makanan Anda menjadi porsi makan yang kecil namun sering.

  • Kelainan Letak Janin

Beberapa minggu sebelum hari persalinan tiba bayi Anda akan mengubah posisinya hingga bagian kepala bayi berada tepat di atas mulut rahim. Namun dalam kasus tertentu, bayi gagal memposisikan dirinya hingga mengakibatkan bagian kepala tetap berada jauh dari jalur lahir sedangkan bagian kaki atau pantat berada tepat di atas mulut rahim. Posisi bayi tersebut dikenal dengan posisi bayi sungsang dan seringkali Anda akan ditawarkan untuk melahirkan dengan prosedur operasi caesar.

Operasi caesar diajukan untuk meminimalisir munculnya resiko persalinan seperti tali plasenta yang menyusut sehingga mengakibatkan bayi terancam mati sebelum terlahir ke dunia.

  • Demam Tinggi Saat Nifas

Setelah ibu menjalani proses melahirkan yang berat, maka Anda akan menginjak masa nifas, atau masa dimana organ rahim akan mengalami penyusutan ke kondisi sebelum Anda hamil sekaligus melakukan pembersihan setelah masa kehamilan.

Akan tetapi, tidak jarang selama proses nifas tersebut rahim Anda mengalami infeksi. Infeksi tersebut bisa timbul karena luka pada dinding rahim atau karena kondisi vagina yang tidak dibersihkan secara maksimal setelah melahirkan. Gejala umum dari timbulnya infeksi saat nifas antara lain demam tinggi serta disertai keluarnya cairan berbau yang keluar dari vagina. Anda perlu memeriksakan diri ke dokter dengan segera jika Anda mengalami gejala-gejala di atas.

Semoga ulasan mengenai  tanda bahaya pada kehamilan, persalinan dan nifas di atas bermanfaat bagi Anda, Moms.

author
No Response

Leave a reply "Waspadai Tanda Bahaya Pada Kehamilan, Persalinan dan Nifas"