Yuk, Simak Cara Menghitung Usia Kehamilan Dalam Minggu

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Masa menanti kehamilan bagi pasangan yang sudah lama menginginkan kehadiran buah hati tentunya menjadi masa yang terasa panjang dan penuh ketidakpastian. Dan ketika pada akhirnya Anda memperoleh kabar gembira tersebut, Anda mungkin akan merasa penasaran akan usia kehamilan Anda dalam hitungan minggu. Nah, Moms. Daripada penasaran, yuk simak cara menghitung usia kehamilan dalam minggu berikut.   Baca juga: Tanda-Tanda Gerakan Bayi Menjelang Persalinan

  • Sistem Kalender 

Sejujurnya, dalam dunia medis pun tidak ada yang mengetahui secara pasti cara menghitung usia kehamilan dalam minggu. Hal tersebut disebabkan karena tidak ada orang yang benar-benar mengetahui kapankah proses pelepasan sel telur (pembuahan) dan proses pembuahan terjadi. Sebagai gantinya, tenaga medis pada umumnya menggunakan teknik kalender, yaitu dengan mengamati tanggal dari siklus menstruasi Anda per bulan. Penghitungan ini hanya dapat Anda lakukan jika Anda memiliki siklus menstruasi yang teratur.

Penghitungan kehamilan dengan mengamati siklus menstruasi ini menggunakan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) ini dapat Anda lakukan sendiri tanpa bantuan dari dokter, dan juga tidak membutuhkan ilmu kedokteran yang rumit. Yang Anda perlukan hanyalah ilmu menghitung yang sederhana. Rumus penghitungan HPHT ini dinamakan dengan rumus Naegele.

Untuk menghitung HPHT dengan menggunakan rumus Naegele ini, pertama-tama Anda harus menjumlahkannya dengan angka 7, yang kemudian diikuti dengan bulan haid – 3, dan pada angka tahun ditambahi dengan angka 1.

Moms masih bingung dengan penggambaran narasi di atas? Nah, agar Anda tidak pusing menghitung, berikut adalah uraian rumus yang lebih singkat dan jelas. Rumus Naegele yang digunakan bagi Anda yang memiliki siklus menstruasi 28 hari adalah sebagai berikut:

HPL (Hari Perkiraan Lahir) = Tanggal hari pertama haid terakhir +7, bulan menstruasi terakhir – 3, tahun + 1

Sedangkan bagi Anda yang memiliki siklus menstruasi di luar 28 hari, maka rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:

HPL = HPHT +9 bulan + (lama siklus haid – 21 hari).

  • Metode USG

Bagaimana dengan Anda yang memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur? Anda masih bisa menghitung minggu kehamilan Anda dengan metode kalendar, namun hasil dari penghitungan tersebut tidak terjamin keakuratannya. Solusi alternatif bagi Anda yang memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur namun tetap penasaran dengan mengetahui usia kehamilan Anda dalam hitungan minggu, maka Anda dapat menggunakan fasilitas scan ultrasound (USG) yang tersedia di rumah sakit. Petugas sonografer kemudian akan mengukur embrio bayi Anda dengan menggunakan metode CRL.

CRL merupakan kependekan dari Crown Rump Length, yang berarti metode ini menggunakan sistem pengukuran embrio mulai dari ujung calon kepala hingga ujung pantat. Dengan metode ini maka Anda dapat mengetahui secara lebih akurat tentang berapa minggu janin Anda telah berada di dalam rahim.

  • Metode Sistem Fundus Uteri

Metode lain yang dapat Anda gunakan untuk mengukur usia kehamilan Anda dalam hitungan minggu adalah dengan menggunakan metode sistem fundus uteri. Fundus uteri, atau puncak rahim merupakan metode yang dapat Anda lakukan dengan cara meraba bagian puncak rahim, yaitu pada bagian yang terasa menonjol di bagian perut.

Hitung ukuran dari tonjolan tersebut mulai dari tulang kemaluan. Sebagai contoh, apabila jarak antara tulang kemaluan dan fundus uteri berjarak sekitar 28 cm, maka diperkirakan usia kehamilan Anda adalah sekitar 28 minggu.

Lalu bagaimana cara menghitung usia kehamilan dengan metode ini? Caranya adalah dengan meletakkan dua jari yang dimulai dari tulang kemaluan hingga naik mencapai fundus uteri. Setiap jangkauan dari dua jari Anda menandakan 2 minggu dari usia kehamilan Anda.

Ternyata cukup mudah ya, Moms? Semoga uraian tentang  cara menghitung usia kehamilan dalam minggu ini bermanfaat bagi Anda.

author
No Response

Leave a reply "Yuk, Simak Cara Menghitung Usia Kehamilan Dalam Minggu"