4 Layanan Kesehatan yang Berhak Didapat Balita Anda

kesehatan balita

Kesehatan balita- Kesehatan balita merupakan aset berharga orang tua. Tak jarang, orang tua rela mengorbankan tenaga, waktu, hingga harta bendanya demi melihat putera-puterinya sehat. Tak ada satupun orang tua yang merelakan anaknya jatuh sakit, apalagi melihatnya terbaring lemah tak berdaya melawan penyakit.

Kesehatan memang mahal harganya dan harus senantiasa dijaga dengan baik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan orang tua untuk menjaga kesehatan balita adalah mengusahakan pelayanan kesehatan baginya. Setiap balita di Indonesia berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai dari pemerintah, bahkan tanpa biaya. Apa sajakah bentuk pelayanan kesehatan balita yang berhak Anda ketahui? Silahkan simak informasinya berikut ini:

  1. Pemantauan pertumbuhan (KMS)

KMS atau kependekan dari Kartu Menuju Sehat merupakan media untuk memantau pertumbuhan dna kesehatan anak. Melalui KMS inilah orang tua dapat melihat apakah buah hatinya tumbuh dengan baik atau tidak dan apabila terjadi ketidakwajaran pada pertumbuhannya dapat segera diketahui. Selain sebagai media untuk mencatat riwayat kesehatan balita secara lengkap, KMS juga berfungsi untuk memberikan pengetahuan tentang kesehatan dan gizi balita pada orang tua.

  1. Mendapat kapsul vitamin A

Vitamin A sangat bermanfaat untuk kesehatan mata dan pembentuk daya tahan tubuh terhdapat infeksi penyakit yang mengintai balita. Vitamin ini terdiri dari dua jenis, yaitu berwarna biru dan merah. Vitamin A warna biru diberikan pada bayi berusia 6-11 bulan, sementara yang warna merah inilah yang diberikan pada balita. Setiap 6 bulan sekali pada bulan Februari dan Agustus, Departemen Kesehatan melalui program Bina Gizi secara cuma-cuma untuk balita-balita di Indonesia dengan sasaran 80% dari keseluruhan balita yang ada.

  1. Pelayanan Posyandu

Keberadaan posyandu pada dasarnya memberikan akses kemudahan bagi Ibu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan bagi balitanya. Layanan kesehatan yang diberikan didapat di Posyandu ini berupa penimbangan berat badan, penentuan status pertumbuhan balita, penyuluhan kesehatan, dan pemberian imunisasi serta deteksi tumbuh kembang balita jika kebetulan terdapat petugas kesehatan dari Puskesmas yang melayani.

  1. Manajemen terpadu balita sakit (MTBS)

MTBS merupakan pendekatan terpadu balita sakit yang sasarannya kesehatan anak berusia 0 hingga 59 bulan. Kegiatan ini selain memberikan pelayanan kesehatan bagi balita, juga bertujuan untuk menurunkan angka kematian, kesakitan, dan meningkatkan kualitas kesehatan di tiap unit rawat jalan dasar, termasuk di Puskesmas dan jaringannya seperti Polindes, Poskesdes, dan lain-lain. Salah satu bentuk kegiatan MTBS ini yang tidak asing lagi adalah program imunisasi pada bayi dan balita.

Empat layanan kesehatan balita tersebut merupakan jalan untuk selalu menjaga kesehatan balita Anda dengan baik. Beberapa program pemerintah itu dilaksankan guna meningkatkan kualitas kesehatan dan menurunkan angka kematian pada balita di Indonesia. Yuk, sama-sama dukung dan sukseskan program ini!

author
No Response

Leave a reply "4 Layanan Kesehatan yang Berhak Didapat Balita Anda"