Anak Laki-Laki Tidak Disunat, Berbahaya?

Khitan atau prosesi sunat sudah menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat Indonesia, yang juga didukung oleh ajaran agama. Mayoritas orangtua yang memiliki anak laki-laki pasti akan menjadwalkan khitan atau sirkumsisi untuk anak mereka. Namun belakangan, banyak orangtua yang memilih untuk mengkhitankan anak laki-laki mereka dengan berbagai macam alasan. Sebenarnya jika anak laki-laki tidak disunat apakah akan berdampak negatif terhadap kesehatannya?

Tergantung dari mana Anda mencari informasi tersebut, Moms. Mayoritas orangtua dan tenaga kesehatan percaya bahwa anak laki-laki yang tidak disunat memiliki resiko terserang infeksi HIV dan infeksi saluran kencing yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak laki-laki yang sudah disunat.

Seorang konsultan urologi anak yaitu Dr. Irfan Wahyudi SpU(K) mengatakan bahwa bagian lipatan yang terdapat di area kepala penis dapat menempel dengan selaput bagian dalam. Akibatnya resiko anak terkena infeksi dari kuman dan virus yang menempel pun semakin meningkat.

Tapi di sisi lain, cukup banyak juga peneliti kesehatan dari mancanegara yang tidak menemukan korelasi antara higienitas alat kelamin anak dengan disunat tidaknya anak tersebut. Dalam hal anak terjangkit virus HIV misalnya, mereka mengatakan bahwa sex education adalah cara yang paling efektif untuk menghindarkan anak dari serangan penyakit seksual menular.

Begitu juga dalam hal infeksi saluran kencing. Mengedukasi anak laki-laki untuk senantiasa menjaga kebersihan alat kelaminnya jauh lebih penting dan lebih mudah dibandingkan harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk khitan. Ditambah lagi, beberapa penelitian juga menyatakan bahwa bagian kulit yang dipotong tersebut memiliki beberapa fungsi yang cukup penting.

Kulit tersebut memiliki lebih dari 20,000 ujung saraf dan juga membantu produksi cairan lubrikasi selama hubungan seksual. Kulit tersebut juga berfungsi untuk melindungi meatus atau lubang penis dari infeksi. Dan suatu saat ketika anak Anda mengalami ereksi, ereksi tersebut tidak akan terasa menyakitkan berkat perlindungan dari kulit tersebut.

Baik anak laki-laki tidak disunat ataupun disunat nantinya, itu sepenuhnya merupakan hak sepenuhnya bagi Anda dan anak Anda untuk memutuskan. Dan jikapun Anda memutuskan untuk mengkhitan anak Anda, ada satu hal yang tidak boleh Anda lupakan. Yang pertama adalah pastikan bahwa orang yang akan mengkhitan anak Anda memang berpengalaman di bidang kesehatan. Sedikit cerewet tidak apa-apa Moms. Pastikan bahwa peralatan operasi yang digunakan benar-benar bersih dan steril. Karena walaupun khitan termasuk operasi kecil, tetap saja tidak menutup terjadinya infeksi jika dilakukan sembarangan.

author
No Response

Leave a reply "Anak Laki-Laki Tidak Disunat, Berbahaya?"