Anak Terserang Radang Sendi, Apa Penyebabnya?

Katalogibu – Penyakit arthritis atau yang biasa disebut nyeri atau peradangan pada sendi sudah menjadi hal umum dikalangan orang dewasa. Tapi bagaimana jika penyakit ini menyerang anak?. Gejala yang muncul biasanya, penderita mengalami pembengkakan, nyeri, kemerahan, atau sensasi hangat pada sendi. Berikut ulasan tentang radang sendi yang menyerang anak.

Penyakit ini bisa dimulai sejak anak berusia 2 sampai 5 tahun. Kebanyakan yang terkena perempuan. Jika anak sakit dengan riwayat penyakit menular seperti influenza dan campak tidak menutup kemungkinan anak akan merasakan nyeri pada sendinya ketika infeksi, namun keadaan ini akan hilang seraya penyakit tersebut sembuh.

Dalam masa pertumbuhan, ternyata anak dapat terserang radang sendi. Namun, jenis gangguan ini berbeda dengan jenis rematik. Arthritis yang harus diwaspadai oleh bunda adalah jenis juvenile idiophathic arthritis atau arthritis pada anak. Diketahui gangguan ini dapat dialami oleh 1 dari 1.000 anak, sehinnga gangguan ini cukup terbilang jarang dialami oleh anak.

Sebagian besar kasus ini awalnya tidak terdapat gejala apapun pada anak. Jika muncul gejala pun, gejalanya mirip dengan kondisi lain, sehinnga tak banyak bunda yang megetahhui bahwa itu adalah arthritis yang terjadi pada anak. Berikut gejalanya yang harus diwaspadai.

  • Sulit melakukan aktifitas fisik karena sendi terasa kaku, terutama ketika pagi hari
  • Sendi Sakit dan bengkak
  • Kulit berwarna merah
  • Terjadi penurunan berat badan secara tiba-tiba
  • Mata terasa sakit dan kemerahan
  • Mudah lelah

Faktor yang paling berpengaruh pada gangguan ini adalah cedera pada sendi. Selain itu, dalam beberapa kasus arthritis dapat disebabkan karena rematik. Bisa juga akibat mekanisme tubuh yang mengakibatkan serangan antibodi yang mengarah pada sebagian sendi, sehingga mengakibatkan peradangan pada tubuh dan suhuh badan naik turun.

Untuk pengobtan, sayangnya belum ada obat yang bisa mengatasi penyakit ini. Namun, jagan khawatir anak akan diberikan obat untuk mengurangi rasa sakitnya. Obat yang lain yang juga biasa diberikan berfungsi untuk mengurangi bengkak, mengurangi kekakuan sendi, meningkatkan kekuatan sendi agar sendi tidak semakin rusak.

Meskipun begitu, pemberian obat dilakukan tergantung jenis radang sendi yang diderita. Pada beberapa kasus, anak perlu menjalani operasi medis untuk memperbaiki sendi yang mengalami peradangan.

Itulah radang sendi yang dapat terjadi pada anak-anak. Untuk itu, bunda harus lebih waspada pada kesehatan sendi anak. Semoga informasi ini bermanfaat untuk bunda ya.

author
No Response

Leave a reply "Anak Terserang Radang Sendi, Apa Penyebabnya?"