Awas, Inilah Tanda-Tanda Difteri Pada Anak

kid_cough_web

Penyakit difteri merupakan penyakit infeksi pernapasan yang sudah sangat jarang terdengar di masa kini, terutama di area perkotaan besar. Namun ratusan tahun silam, penyakit ini termasuk salah satu penyakit mematikan yang dapat menjangkiti seseorang tanpa melihat faktor usia dan status sosial dari orang tersebut. Salah satu korban yang sering jatuh akibat terkena penyakit ini adalah anak-anak. Dan walaupun saat ini penyakit difteri sudah dapat dicegah dengan vaksin, tidak menutup kemungkinan bahwa anak Anda dapat terjangkit penyakit ini, terutama jika ia tidak memperoleh vaksin DPT (Difteri, Tetanus, Pertusis). Moms, berikutlah tanda-tanda difteri pada anak.
Radang Pada Selaput Hidung dan Tenggorokan
Salah satu tanda-tanda difteri pada anak dalam tahap yang cukup ringan adalah anak terkena peradangan pada area selaput hidung dan tenggorokan. Seringkali ditandai dengan demam tinggi, suara anak menjadi serak, tenggorokan terasa sakit sehingga anak jadi susah menelan makanan, sulit bernapas, dan hidung berair. Namun, karena gejala radang ini sangat mirip dengan gejala flu biasa maka satu-satunya cara adalah dengan memeriksakan anak Anda ke dokter.
• Bengkak pada Area Leher
Tentunya Katalog Ibu berharap bahwa kondisi anak Anda sudah terdiagnosis sebelum ia menunjukkan gejala satu ini. Karena jika sampai muncul pembengkakan di area leher, maka besar kemungkinan infeksi tersebut sudah mencapai tingkatan yang lumayan parah dan harus segera mendapatkan perawatan medis. Penyebab dari pembengkakan di area leher ini disebabkan oleh adanya pembengkakan di area kalenjar getah bening yang memang terletak di area tenggorokan.
• Adanya Lapisan Tipis Berwarna Abu-Abu di Area Tenggorokan dan Amandel
Penderita difteri akan mengalami kesulitan bernapas yang cukup parah, terutama saat lapisan tipis berwarna abu-abu mulai terbentuk dan menutupi area tenggorokan. Dalam tahap ini, anak Anda perlu segera dilarikan ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan medis yang ia butuhkan sebelum penyakit yang ia derita semakin parah.
Penyakit difteri merupakan penyakit yang tidak bisa dianggap remeh. Menurut organisasi WHO (World Health Organizations), telah tercatat sebanyak 7.321 kasus difteri yang terjadi di seluruh dunia pada tahun 2014. Pada tahun 2015, Indonesia tercatat mengalami peningkatan kasus difteri sebesar 502 kasus, dimana 37 persen dari kasus tersebut disebabkan karena penderita belum atau tidak mendapatkan vaksin difteri.
Itulah mengapa sangatlah penting bagi Anda untuk membekali diri dan anak-anak Anda dengan vaksinasi lengkap, Moms. Selain itu, Anda juga perlu berhati-hati dalam mengamati tanda-tanda difteri pada anak Anda setiap saat, terutama jika ia mengalami gejala-gejala di atas. Semoga informasi ini bermanfaat.

author
No Response

Leave a reply "Awas, Inilah Tanda-Tanda Difteri Pada Anak"