Ini Cara Mendeteksi Penyakit Keturunan Sedini Mungkin

Penyakit Keturunan

Saat Anda hamil, tentunya Anda akan berusaha sekuat tenaga untuk menjamin gizi yang dibutuhkan oleh anak Anda. Harapan Anda adalah bahwa bayi yang saat ini Anda kandung akan terlahir selamat dan tumbuh dengan sehat. Akan tetapi, seketat apapun Anda menjaga konsumsi makanan Anda selama hamil, bayi Anda masih akan memiliki resiko terkena penyakit yang disebabkan oleh faktor genetik. Itulah mengapa Anda juga perlu mengetahui cara mendeteksi penyakit keturunan sedini mungkin.

Pertama-tama adanya penyakit keturunan adalah hal yang wajar, mengingat bayi Anda merupakan hasil dari perpaduan antara 2 genetik ibu dan ayah. Di dalam DNA Anda dan suami, tidak jarang terdapat satu atau beberapa bibit penyakit yang dapat menurun ke bayi Anda, seperti penyakit jantung dan diabetes.

Bayi yang terkena penyakit keturunan pun pada umumnya memiliki bentuk fisik yang normal seperti bayi lain pada umumnya dan tidak menunjukkan gejala-gejala penyakit yang serius, paling tidak hingga mereka mencapai usia kanak-kanak. Itulah mengapa, cara mendeteksi penyakit keturunan sedini mungkin wajib diketahui, karena semakin dini gejala penyakit keturunan pada bayi Anda terdeteksi, maka dokter pun dapat menentukan tindakan perawatan untuk mencegah penyakit tersebut mengganggu kesehatan anak Anda.

  • Melakukan Pengecekan Riwayat Kesehatan Keluarga

Penyakit keturunan pada umumnya akan diturunkan dari generasi ke generasi sebelum pada akhirnya sampai pada bayi Anda. Mengetahui riwayat kesehatan keluarga, baik keluarga kecil Anda, maupun keluarga besar, dapat membantu dokter dalam mendeteksi kemungkinan penyakit keturunan pada bayi Anda.

Untuk mempermudah proses penelusuran, Anda dan pasangan dapat melakukan tes DNA, walaupun hal tersebut bukanlah sebuah kewajiban.

  • Melakukan Uji Saring Neonatus

Pendeteksian penyakit keturunan pada bayi juga dapat dilakukan dengan cara melakukan uji saring neonatus. Uji saring neonatus pada umumnya dilakukan pada bayi yang baru saja lahir, atau kurang lebih sekitar 24 jam setelah bayi lahir. Uji saring neonatus adalah pemeriksaan darah bayi yang dilakukan oleh dokter, dengan cara mengambil darah bayi dari daerah tumit, yang kemudian sample darah tersebut akan diteteskan pada kertas saring.

Hasil dari tes tersebut akan menunjukkan apakah bayi Anda menderita penyakit keturunan yang disebabkan oleh kurangnya kalenjar tiroid, yang dapat mengakibatkan ketidaknormalan perkembangan fisik dan mental bayi.

Langkah pertama yang harus diambil oleh orangtua setelah menjalani cara mendeteksi penyakit keturunan sedini mungkin adalah dengan memastikan bahwa janin memperoleh asupan makanan dan medikasi yang dibutuhkannya, serta menghindarkan makanan yang dapat memicu timbulnya gejala penyakit keturunan tersebut.

author
No Response

Leave a reply "Ini Cara Mendeteksi Penyakit Keturunan Sedini Mungkin"