Inilah Gejala & Pencegahan Penyakit Kelainan Jantung Bawaan Pada Bayi!

KatalogIbu – Bayi yang lahir dengan sehat dan normal adalah dambaan semua orang tua. Selain itu, kesehatan jantung merupakan faktor penting yang sangat menunjang harapan hidup seorang bayi yang baru dilahirkan. Tapi, hingga saat ini masih banyak ditemukan bayi lahir dengan penyakit kelainan jantung bawaan.

Banyak faktor yang beresiko menyebabkan gangguan tersebut, salah satunya adalah gaya hidup orang tua. Eits, tapi faktor itu bisa dicegah sedini mungkin terutama pada masa kehamilan. Mengapa antisipasi harus mulai sejak masa kehamilan? Yups, masa kehamilan adalah tahap penentuan yang paling penting bagi kesehatan jantung anak. Dan pada saat janin berusia 5 bulan, maka fungsi jantung sudah dapat diketahui dengan terdengarnya detak jantung.

Seringkali semua gejala dan tanda tidak disadari oleh para orang tua. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain, wajah bayi tampak pucat dan biru, ujung kaki dan tangan juga kuku terlihat kebiruan, biru dan sesak akan tampak jelas saat bayi menangis. Sedangkan secara fisik, bayi akan tampak lemas, lelah dan malas menyusu, bayi juga sering terkena batuk pilek. Tak hanya itu, kenaikkan berat badan juga cenderung terlambat, begitu pula dengan kepandaian motoric dan psikososialnya.

Karena penyakit ini termasuk tipe penyakit yang bersifat “silent”, alangkah baiknya bagi calon ibu untuk mengecekkan kandungan secara rutin baik selama masa kehamilan maupun pasca kelahiran. Berikut beberapa tips pencegahan yang dapat Anda lakukan untuk menghindari penyakit ini.

  1. Melakukan permeriksaan saat kehamilan secara rutin dan teratur sehingga jika ada kelainan (selain jantung bawaan) dapat segera diketahui dan dilakukan penanganan oleh dokter.
  2. Mengenali faktor risiko pada ibu hamil, seperti penyakit gula, jantung, kelainan genetic, dan lainnya. Karena faktor tersebut dapat mempengaruhi bayi yang sedang dikandung.
  3. Menghindari mengkonsumsi obat –obatan tertentu disaat kehamilan.
  4. Menghindari paparan sinar X atau radiasi dari foto rontgen berulang ketika masa kehamilan.
  5. Menghindari asap rokok baik pasif maupun aktif.

Dengan melakukan pencegahan di atas, maka kelainan apapun yang mengancam si buah hati akan bisa terdeteksi sedini mungkin dengan baik. Untuk itulah pentingnya memeriksakan bayi baik ke dokter maupun bidan selama masa pertumbuhan sejak lahir. Jadi, pahami dan tambah pengetahuan Anda tentang apa saja yang diperbolehkan dan dilarang saat hamil maupun paska melahirkan.

Moms, sudah tahu kan gejala dan pencegahan penyakit kelainan jantung bawaan pada bayi? Semoga bermanfaat ya.

author
No Response

Leave a reply "Inilah Gejala & Pencegahan Penyakit Kelainan Jantung Bawaan Pada Bayi!"