Kesehatan Balita: Jauhkan Si Kecil dari Diare

diare

Kesehatan balita– Apakah si Kecil pernah terserang diare? Jangan sepelekan penyakit yang satu ini lho Bu, sebab diare merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian pada balita dengan angka tertinggi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa diare merupakan gangguan kesehatan balita nomor satu di dunia yang berujung mematikan. Sementara di Indonesia sendiri, diare merupakan pembunuh balita kedua setelah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).

Sebenarnya, diare sendiri bukanlah penyebab utama yang menyebabkan balita meninggal dunia. Akan tetapi, pada saat balita terkena diare, ia mengeluarkan banyak cairan yang biasanya tidak diimbangi dengan masuknya air yang cukup. Untuk itu, orang tua perlu memperhatikan kesehatan balitanya, terutama ketika ia diare. Lantas, apa penyebab diare dan bagaimana mengatasinya?

 Penyebab diare

Diare dapat disebabkan oleh banyak hal, diantaranya karena infeksi bakteri, virus, atau parasit serta alergi pada makanan atau obat. Infeksi tersebut dapat terjadi melalui makanan dan minuman yang kebersihannya tak terjaga atau bisa juga karena kuman yang bersarang di tangan. Untuk itu, biasakanlah untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh makanan. Selain itu, memasak air dan makanan dengan baik juga perlu untuk membunuh kemungkinan kuman dan bakteri yang terdapat di dalamnya.

Di Indonesia sendiri, kebanyakan diare diakibatkan oleh infeksi rotavirus. Organisme ini jika masuk ke dalam tubuh akan dapat mengganggu proses penyerapan makanan sehingga  tidak dapat dicerna dengan baik. Selain karena ini, balita juga rentan terkena diare akibat makanan yang tidak sehat, misalnya saja makanan-makanan yang mengandung banyak pemanis buatan.

Selain faktor makanan, diare juga dapat disebabkan karena lingkungan yang kotor, misalnya saja lingkungan yang kekurangan air bersih, tercemar, dan tidak memiliki saranan pembuangan kotoran yang baik. Pada lingkungan seperti ini, bakteri dan virus mudah sekali berkembang biak dan menjangkiti balita. Untuk itu, usahakan agar tempat tinggal Anda selalu terjaga kebersihannya.

Pencegahan

Pada diare ringan, Anda masih dapat melakukan upaya pencegahan yang sederhana. Memberikan larutan garam atau oralit dan menyegerakannya untuk makan dan minum agar cairan tubuh yang hilang segera tergantikan. Selain itu, Anda juga dapat memberikannya ASI jika si Kecil masih mengonsumsi ASI. Akan tetapi jika diare tak kujung sembuh dalam waktu dua hari, segera bawa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk itu, sebelum diare mengganggu kesehatan balita Anda, pastikan Anda mencegahnya dari sekarang. Kunci utama melawan diare adalah dengan kebersihan. Jika makanan dan lingkungan Anda terjamin kebersihannya, maka Anda dapat mengusir diare jauh-jauh. Bye-bye diare!

 

author
No Response

Leave a reply "Kesehatan Balita: Jauhkan Si Kecil dari Diare"