Ketahui Fakta Penting Seputar Cradle Crap pada Bayi

Ketahui Fakta Penting Seputar Cradle crap pada bayi

Cradle crap pada bayi – Tidak ada yang lebih berharga untuk orang tua selain bayi kecil kesayangannya yang telah dikandung selama 9 bulan. Untuk itu setiap ibu pasti sangat memperhatikan bayinya, bahkan setiap inchinya tidak luput dari pandangan bunda. Apalagi jika Anda menemukan keanehan dari tubuh bayi mungil tersebut tak jarang membuat Anda begitu sangat khawatir.

Jika Anda menemukan kasus munculnya sisik yang agak tebal berwarna kuning hingga kecoklatan pada kulit bayi terutama dibagian kulit kepala, wajah, daerah lipatan, sekitar mata, telinga dan hidung bayi, ini merupakan kondisi yang dikenal sebagai penyakit Cradle crap atau dermatitis seborhoik. Penyakit Cradle crap pada bayi memang membuat tidak sedap dipandang namun hal ini tidak akan berbahaya.

Cradle crap pada umumnya terjadi pada saat anak berusia 3 bulan dan tidak akan terjadi pada anak yang berusia di atas 1 tahun. Kondisi ini tidak harus menjadi kekhawatiran yang berlebihan oleh bunda karena akan menghilang dengan sendirinya. Namun beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang penyakit ini yaitu :

Penyakit cradle crap pada bayi

1. Penyebab munculnya Cradle crap
Pada kulit bayi terdapat kelenjar minyak yang berfungsi untuk melindungi kulit, namun karena pengaruh hormon ibu, kelenjar minyak tersebut membesar dan mengakibatkan kelebihan sebum. Kelebihan sebum inilah yang menyebabkan peradangan yang membuat timbulnya kerak pada kulit bayi. Sebum merupakan zat minyak yang terdiri dari keratin, lemak dan bahan selular yang dihasilkan oleh kelenjar sebasea.

2. Gejala penyakit Cradle crap
Penyakit ini dikategorikan sebagai penskalaan kuning pada kulit bayi yang terlihat mengeras dan tampak berminyak. Inilah yang menyebabkan kebanyakan ibu mengira bahwa hal tersebut adalah ketombe yang mengering dan terkelupas dari kulitnya.

3. Tips cara mengatasi Cradle crap pada bayi
Cradle crap membuat bayi kecil Anda tidak sedap dipandang dan mungkin hal ini menimbulkan gatal pada bayi, untuk itu walaupun tidak berbahaya namun bunda harus dapat mengatasi penyakit ini dengan cara – cara berikut :

– Lepaskan kerak – kerak pada kulit kepala bayi tersebut dengan perlahan, tapi Anda tidak boleh memaksa jika kerak tersebut tidak terkelupas. Kemudian pijat dengan lembut kepala bayi menggunakan baby oil.

– Diamkan baby oil tersebut selama semalam di kepala bayi, di esok harinya cuci rambut bayi menggunakan sampho dan bilas dengan air hangat. Gunakan sikat rambut khusus bayi yang lembut untuk menghilangkan gumpalan kerak yang sudah terangkat dari kepala bayi.

– Untuk alternatif lainnya Anda bisa membeli produk penghilang cradle crap yang bisa Anda dapatkan di apotek, jika Anda belum mengetahui merknya, Anda dapat bertanya pada apoteker.

– Tunggu beberapa hari hingga sisik – sisik tersebut menghilang dari kepala bayi.

Hal – hal di atas wajib Anda perhatikan jika penyakit cradle crap menyerang bayi kecil Anda. Ingat jangan terlalu khawatir dengan mitos yang beredar di masyarakat tentangĀ cradle crap pada bayi, karena penyakit ini lazim dialami oleh bayi. Baca juga : 4 Cara Tepat Membuat Bayi Sendawa

author
No Response

Leave a reply "Ketahui Fakta Penting Seputar Cradle Crap pada Bayi"