Moms, Penting Mewaspadai Croup Pada Anak

Katalogibu – Croup (laringotrakeobronkitis akut) merupakan penyakit peradangan akut di daerah saluran pernafasan yang meliputi: subglotis laring, trakea, dan bronkus. Croup merupakan penyebab sumbatan saluran nafas atas, umumnya terjadi pada anak-anak usia 6 bulan sampai 6 tahun. Croup pada anak perlu diwaspadai, karena bila terlambat penanganannya dapat terjadi gagal nafas yang menyebabkan kematian.

Croup biasanya disebabkan oleh virus dan bakteri seperti: Parainfluenza virus tipe 1,2,3 (pada 50-75% kasus), virus influenza tipe A dan B, Adenovirus, Enterovirus, Respiratory syncytial (RSV), Measles virus, Coxsackievirus, Rhinovirus, Echovirus, Reovirus, dan Metapneumoviru. Untuk itu Bunda perlu menyimak pembahasannya dibawah ini :

  • Tanda dan Gejala Croup

Gejala awal mirip dengan flu, seperti hidung tersumbat dan demam. Karena saluran napas atas – kotak suara laring dan tenggorokan meradang serta mengalami pembengkakan. Jika mengalami pembengkakan, anak akan kesulitan bernapas atau bisa saja bernapas dengan sangat cepat. Dalam kasus yang paling serius, anak akan tampak pucat atau sekita mulut berwarna kebiruan karena kekurangan oksigen. Gejala croup sendiri sering memburuk di malam hari.

  • Diagnosis Croup

Dokter mungkin akan melakukan sebuah tes untuk mengetahui kadar oksigen di dalam darah (pulse oxymetry). Dan juga akan memeriksa beberapa gangguan lain, seperti gangguan pada saluran udara, abses pada jaringan tenggorokan, dan reaksi alergi yang serupa dengan croup. Seperti pemindaian dada atau trakea bagian atas, mungkin dilakukan untuk mengesampingkan faktor yang bukan penyebab kondisi ini.

  • Pengobatan croup

Kebanyakan kasus croup ringan dapat di obati dirumah. Selain itu yang perlu bunda perhatikan yaitu, anak harus minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi serta istirahat yang cukup.

  • Komplikasi croup

Walau jarang, croup dapat menyebabkan gangguan saluran napas yang berujung pada gangguan napas berat, bahakn gagal napas. Kondisi gagal napas ditandai dengan terhentinya pernapasan, namun jantung tetap berdetak. Komplikasi lainnya adalah peradangan pada salah satu atau kedua jaringan paru-paru yang dikenal dengan penyakit pneumonia.

  • Pencegahan croup

Menjaga kebersihan serta menjauhkan anak dari penderita lainnya adalah hal utama dalam pencegahan croup. Seperti halnya flu, penyakit ini dapat menyebar dengan mudah jika Anda tidak rajin membiasakan anak untuk rajin mencuci tangan. Selain itu, vaksinasi rutin juga menjadi satu cara lain melindungi anak dari jenis infeksi pemicu kondisi croup.

Itulah informasi tentang croup pada anak, semoga informasi di atas dapat membantu Bunda dalam pencegahannya.

author
No Response

Leave a reply "Moms, Penting Mewaspadai Croup Pada Anak"