Trisomy 13, Akhiri Perjuangan Little Warior Adam Fabumi

Katalogibu – Baru-baru ini sempat menjadi trending topic di sosial media twitter #adamfabumi dan instagram bayi berusia 7 bulan yang bertahan dan berjuang melawan penyakit trisomy 13 atau sindrom patau yang merupakan salah satu penyakit langka yang terjadi pada 1 dari 16000 kelahiran. Adam Fabumi sendiri memiliki akun instagram yang dikelola oleh sang ibu Ratih Megasari, lewat akun inilah netizen mengetahui kisah dan perkembangan penyakit Adam. Tak jarang Ratih juga mengunggah progress penyakit Adam dari waktu ke waktu hingga ahirnya ia tenang bersama sang Kuasa pada Rabu (22/11/2017) silam.

Diambil dari kisah Adam Fabumi, sebenarnya apa itu trisomy 13?. Penyakit ini atau yang biasa dikenal dengan Sindrom patau merupakan kelainan kromosom yang ditandai dengan cacat intelektual dan terdapat kelainan di beberapa bagian tubuh. Bayi yang terjangkit penyakit ini biasanya mempunyai kelainan penyakit seperti jantung, kelainan saraf dan tulang belakang. Kelainan genetic ini biasa terjadi pada bayi yang baru lahir, dan dialami pada saat masih di dalam kandungan. Ketika lahir akan mengalami cacat dan sulit untuk bertahan lama akibat penyakit ini.

Bayi yang terjangkit penyakit ini biasanya hanya akan mampu bertahan dalam satu sampai tujuh hari setelah dilahirkan, Hanya 5 – 10 persen yang mampu bertahan, itupun hanya akan bertahan satu bulan. Tetapi Adam membuktikan bahwa dia benar – benar Little warior ia bisa bertahan sampai 7 bulan dengan perawatan yang intensif. Sindrom ini merupakan kelainan kromosom pada kromosom 13. Oleh karena itu, sindrom ini biasa disebut trisomy 13. Dari setiap untaian kromosom membawa informasi genetic yang dapat menentukan proses perkembangan dan pertumbuhan janin. Maka dari itu, kelainan kromosom akan berakibat fatal untuk bayi.

Penyakit ini dapat dideteksi sejak dalam kandungan. Tanda – tanda bayi mengalami kelainan trisomy 13 ialah perkembangan bayi yang tidak baik, bentuk janin yang tidak sempurna, detak jantung bayi tidak normal dan bayi mengalami hernia diafragma. Trisomy 13 sendiri belum ada obatnya. Penangan dokter pada bayi dengan trisomy 13 hanya bersifat mengurangi dampak dari kelainan genetic ini, Cacat yang dialami karena kelainan pada kromosom tidak dapat diatasi.

Penyakit ini dapat dideteksi sejak usia kandungan 10 – 12 minggu dengan melakukan pemeriksaan atau pengecekan kandungan.Ketika kasus ini terjadi dari orang tua, dokter dapat memberitahukan kepada calon orang tua. Namun, ketika penyakit langka ini terdeteksi dalam kandungan, penanganan berikutnya merupakan hak penuh dari orang tua bayi itu sendiri.

Itulah informasi mengeai Trisomy 13 yang baru menyerang salah satu bayi yang berasal dari Indonesia. semoga bermanfaat ya Bun.

author
No Response

Leave a reply "Trisomy 13, Akhiri Perjuangan Little Warior Adam Fabumi"