Waspada Gejala Herpes Pada Anak Sekaligus Cara Mengatasinya

Musim pancaroba telah tiba, dan pastinya Anda dan parents lainnya juga semakin ketat dalam menjaga kesehatan anggota keluarga. Terlebih lagi saat ini sedang merebak kasus penyakit difteri yang dalam sekejap menjadi wabah epidemik yang menjadi highlight di media televisi maupun media cetak. Selain penyakit difteri dan penyakit-penyakit pancaroba lainnya, ada lagi satu jenis penyakit yang tidak boleh dianggap remeh yaitu penyakit Herpes. Apa saja ya gejala Herpes pada anak, dan bagaimana cara mengatasinya?
Sebelumnya, tahukah Anda bahwa ternyata ada 2 jenis virus herpes yang dapat menginfeksi anak Anda? Penyakit kulit ini disebabkan oleh virus Herpes Simplex tipe 1 dan tipe 2. Saat tubuh anak terinfeksi salah satu dari virus ini, maka biasanya akan menunjukkan gejala munculnya lepuhan luka di bagian tubuh yang berbeda. Infeksi virus Herpes Simplex tipe 1 menimbulkan luka lepuh di bagian sekitar bibir anak, sedangkan luka lepuh akan muncul di sekitar alat kelamin jika si kecil terserang virus tipe 2. Selain lepuhan luka, ada beberapa gejala Herpes pada anak lainnya yang wajib Bunda perhatikan.
• Kulit Gatal dan Serasa Terbakar
Lepuhan luka yang muncul akibat infeksi virus memang memberikan sensasi panas dan tidak nyaman pada kulit anak. Tak heran jika anak Anda jadi rewel dan sering menangis gara-garanya. Bahkan tak jarang rasa gatal tersebut dibarengi dengan munculnya ruam-ruam merah dan gelembung di kulit , layaknya cacar air.

Untuk meredakan gejala tersebut, Bunda bisa memberikan pertolongan pertama dengan mengolesi kulit si kecil dengan gel lidah buaya atau mengaplikasikan bedak dingin. Ajari anak untuk tidak menggaruk bagian tubuhnya yang gatal, karena justru itulah yang akan semakin membuat virus Herpes meluas ke bagian tubuh lain.
• Pusing
Selain munculnya ruam-ruam merah dan luka melepuh, anak Anda mungkin akan mengeluh bahwa ia merasa pusing atau sakit kepala. Tapi, jangan pernah memberikannya aspirin! Pemberian obat Aspirin pada anak-anak di usia kurang dari 16 tahun bisa mengakibatkan komplikasi yang disebut dengan Reye’s Syndrome. Walaupun tergolong langka, sindrom ini dapat mengakibatkan kerusakan organ hati dan otak pada anak-anak. Membiarkan si kecil istirahat jadi pilihan yang lebih bijak, Bunda.
• Demam
Tak hanya itu, anak Anda pun bisa terserang demam tinggi. Walaupun untungnya, suhu tubuh si kecil bisa diturunkan dengan mengompres dahinya. Anda juga bisa memberikan obat penurun panas, walaupun tentu saja Bunda harus berdiskusi terlebih dulu dengan dokter.
Selama mendapatkan penanganan yang tepat, gejala Herpes pada anak bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. Tapi untuk amannya, lebih baik membawa si kecil ke dokter. Karena jika sampai virus herpes tersebut menjalar ke bagian mata, bisa mengakibatkan kebutaan permanen lho, Moms. Dan jangan lupa untuk menjadwalkan vaksinasi Herpes saat anak sudah cukup umur ya!

author
No Response

Leave a reply "Waspada Gejala Herpes Pada Anak Sekaligus Cara Mengatasinya"