Waspada! Ini Penyebab dan Pengobatan Difteri Moms

Katalogibu – Difteri adalah infeksi bakteri pada selaput lendir hidung dan tenggorokan. Bakteri yang menyebabkan penyakit ini dapat menghasilkan racun yang merusak jaringan pada manusia, terutama pada hidung dan tenggorokan. Difteri dapat dicegah dengan vaksin. Penyakit ini banyak ditemui di negara – negara berkembang seperti Indonesia. Difteri dapat menyerang pada usia berapapun. Penyakit ini sangat mudah menular, Penyebab Difteri disebabkan oleh Corynebacterium. Bakteri yang menyebarkan penyakit melalui partikel udara, benda pribadi, serta peralatan rumah tangga yang terkontaminasi.

Menghirup udara dari batuk atau bersin dari orang yang terinfeksi penyakit difteri. Maka, cara ini menjadi penyebab difteri yang sangat efektif untuk menyebarkan penyakit, terutama pada tempat yang ramai. Penyebab lainnya adalah kontak dengan benda-benda pribadi yang terkontaminasi, seperti minum dari gelas yang belum dicuci dari bekas pakai orang yang terinfeksi difteri. Pada kasus yang langka, difteri menyebar pada peralatan rumah tangga yang digunakan bersama, seperti handuk atau mainan dan menyentuh luka yang terinfeksi juga dapat membuat bakteri terekspos penyebab difteri.

Penyebab difteri selain bersentuhan fisik dari seseorang yang terkena penyakit ini yaitu tidak mendapat imunisasi lengkap. Vaksin untuk imunisasi difteri diberikan sebanyak tiga kali yaitu pada usia dibawah satu tahun, usia 18 bulan dan pada anak sekolah tingkat dasar.

Untuk mendiagnosis penyakit ini, Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk memeriksa adanya pembengkakan pada kelenjar limfa. Apabila dokter melihat lapisan abu-abu pada tenggorkan dan amandel seseorang, maka dokter akan dapat menyimpulkan dan menduga seseorang memiliki difteri. Metode paling aman untuk mendiagnosis difteri adalah dengan biopsy. Sampel akan diambil kemudian diperiksa di laboratorium untuk memeriksa memiliki bakteri difteri atau tidak.

Penanganan Dokter harus sesegera mungkin karena penyakit ini termasuk penyakit serius yang harus segera diambil tindakan. Pertama, dokter akan memberi suntikan antitoksin untuk melawan racun yang dihasilkan bakteri. Untuk membantu mangatasi infeksi, Dokter akan memberikan antibiotic seperti erythromycin dan penicillin. Apabila Dokter meminta pasien untuk dirawat inap di rumah sakit tidak lain adalah untuk menghindari pencegahan penyebaran penyakit dan untuk mengawasi pengobatan dan perawatan. Pengobatan difteri dapat dilakukan dirumah dengan cara :

  1. Isolasi ketat. Sebaiknya menghindari penyebaran penyakit pada orang lain apabila seseorang terinfeksi penyakit difteri.
  2. Istirahat yang cukup. Mulai batasi aktifitas fisik apabila jantung sudah terpengaruh. Biasanya seseorang yang sudah terinfeksi penyakit ini butuh beberapa minggu sampai pasien pulih total.

Bunda, di atas adalah penyebab difteri dan cara mengobatinya. Agar terhindar penyakit tersebut bunda lebih memperhaikan kesehatan anak ya, semoga bermanfaat.

author
No Response

Leave a reply "Waspada! Ini Penyebab dan Pengobatan Difteri Moms"