Yuk, Cegah Stunting Pada Anak Dengan Cara Ini!

Katalogibu –  Stunting pada anak adalah masalah umum yang terjadi pada anak-anak di dunia pada usia 0-3 tahun. Berdasarkan data Wolrd Health Organization, kasus anak yang mengalami stunting kian meningkat dari tahun ke tahun. Data terakhir memperlihatkan persentase yang mengalami stunting sebanyak 37,2 persen.

 

Salah satu faktor penyebab terjadinya stunting adalah, karena anak malnutrisi (gizi kurang atau gizi buruk). Menurut Dr. Damayanti R Sarif, Sp. A(K) menuturkan bahwa terdapat dua gejala stunting, yaitu pertama gejala jangka pendek yang terjadi pada masa kanak-kanak yakni berupa hambatan perkembangan, dan yang kedua adalah penurunan fungsi imun dan gangguan sistem pembakaran. Sedangkan untuk jangka panjang meliputi obesitas, penurunan toleransi glukosa, penyakit jantung coroner dan hipertensi.

 

Dengan gejala tersebut, stunting merupakan salah satu masalah yang cukup berat dan mempengaruhi perkembangan anak. Tentu saja, Anda tidak ingin hal ini terjadi kepada buah Anda kan, Moms. Oleh karena itu yuk simak cara mencegahnya:

 

  1. Rutin Komsumsi Zat Besi

Tahukah Mom, salah satu penyebab gangguan pertumbuhan anak ialah kekurangan zat besi sejak masa kehamilan. Oleh karena itu, komsumsi makanan yang mengandung zat besi, seperti bayam, daging sapi dan sebagainya.

 

  1. Optimalkan Asupan Nutrisi Selama Hamil

Mulailah mengoptimalkan  nutrisi yang di konsumsi sejak hamil. Harapannya adalah tumbuh kembang janin sesuai dengan usianya, termasuk organ tubuh berat, dan tingginya. Menurut rekomendasi dokter, mengoptimalkan asupan nutrisi bagi si kecil sebaiknya dilakukan si seribu hari pertama kehidupannya, yaitu sejak dalam kandungan sampai ia ,mencapai usia dua tahun.

 

  1. Jaga kebersihan lingkungan

Tak hanya menjaga asupan yang masuk ke dalam tubuh, memperhatikan kebersihan lingkungan juga perlu agar tak terinfeksi berbagai penyakit.

 

Tak hanya itu saja, pencegahan juga dapat dilakukan oleh ibu pasca kehamilan, yaitu asupan zat gizi mikro pun tak kalah pentingnya karena untuk mendapatkan pertumbuhan tinggi badan yang baik maka pembentukan tulang, metabolisme tulang dan kekebalan tubuh harus tetap terjaga. Mom, perlu perhatikan beberapa gizi zat  mikro berikut:

 

  • Kalsium, berfungsi untuk pembentukan tulang dan gigi. Untuk dapat bertumbuh tinggi diperlukan tulang yang kuat. Bahan makanan sumber kalsium antara lain: ikan teri keirng, belut, susu, keju dan kacang-kacangan.
  • Yodium, yodium sangat berguna bagi hormon tiroid dimana hormon tiroid mengatur pertumbuhan dan perkembangan tubuh. bahan makan sumber yodium: ikan laut, udang.
  • Zink, berfungsi dalam metabolisme tulang, penyembuhan luka, dan fungsi daya tahan tubuh. Bahan makanan sumber zink: hati, kerang, telur dan kacang-kacangan.
  • Asam Float, terutama berfungsi pada periode pembelahan dan pertumbuhan sel, memproduksi sel darah merah dan mencegah anemia. Sumber asam folat antara lain: bayam, lobak, kacang-kacangan, serealia dan sayur-sayuran.

Yuks Moms! Kita buktikan bahwa stunting pada anak bisa dicegah lho asal dengan cara yang benar. Semoga artikel di atas bermanfaat untuk mengurangi stunting pada anak-anak di dunia.

author
No Response

Leave a reply "Yuk, Cegah Stunting Pada Anak Dengan Cara Ini!"