Alkohol Tidak Baik Bagi Ibu Hamil, Mengapa?

No comment 1000 views

Alkohol Tidak Baik Bagi Ibu Hamil, Mengapa?Alkohol bagi ibu hamil – Alkohol merupakan senyawa yang memiliki gugus fungsional –OH yang terikat pada rantai karbon alifatik. Dalam molekul alkohol, Gugus fungsi –OH berikatan secara kovalen dengan atom karbon.

Salah satu pantangan yang wajib dihindari oleh wanita yang sedang hamil adalah meminum minuman beralkohol. Orang sehat pun sebaiknya menghindari hal tersebut karena meminum minuman beralkohol dapat merusak kesehatan. Terlebih lagi bagi wanita hamil.minuman beralkohol tidak hanya membahayakan dirinya, tetapi juga sangat tidak baik untuk kesehatan dan perkembangan janin.

Apa saja dampak yang timbul saat ibu hamil minum minuman beralkohol?

1. syndrome alkohol fetal
Konsumsi minuman beralkohol yang cukup lama oleh wanita yang sedang hamil akan berdampak pada syndrome alkohol fetal atau dalam bahasa internationalnya disebut sebagai Fetal Alcohol Syndrome (FAS). Adapun ciri-ciri anak yang terlahir dengan sindrom ini.

Ciri-cirinya adalah sebagai berikut: ciri yang pertama adalah anak yang dilahirkan dengan sindrom ini memiliki wajah yang khas yaitu: tidak mempunyai rigi antara bibr bagian atas dan hidung, hidung berbentuk pelana, serta bentuk bibir yang sangat tipis, hipoplasia maksilaris.

Kemudian ciri-ciri berikutnya adalah pertumbuhan yang terhambat, terjadi kelainan-kelainan pada perilakunya seperti irritable pada saat bayi dan hiperaktif pada masa anak-anaknya, defek jantung, serta adanya keterlambatan perkembangan tingkat kecerdasan yang mana rata-rata IQ anak yang terkena sindrom ini hanya memiliki rata-rata IQ 63.

2. Penyakit epilepsi
Koordinasi yang buruk dari sistem lokomotor Keterampilan sosialisasi yang sangat rendah, seperti kesulitan dalam membangun dan mempertahankan hubungan persahabatan dan hubungan yang dikelola kelompok.

3. Gangguan ingatan anak
Beberapa ahli juga mengatakan bahwa mengonsumsi minuman beralkohol pada tiga bulan terakhir masa kehamilan dapat berdampak kepada kesulitan dalam belajar dan gangguan ingatan anak pada nantinya. Hal ini dikarenakan pada tiga bulan terakhir adalah masa perkembangan otak bayi.

4. Mengganggu fungsi sel
Pertumbuhan dan perkembangan yang normal tergantung pada akumulasi dan pengaturan protein. Alkohol secara langsung dan tidak langsung mengganggu sintesa protein jaringan pada orang dewasa dan janin, melalui reduksi RNA dan DNA, serta reduksi total dan sub-sel isi protein. Alkohol mengganggu fungsi sel yang mendasar untuk pertumbuhan

keputusan akhir tentu saja tetap berada di tangan Anda setelah mengetahui dampak alkohol pada ibu hamil. Meski tidak ada penelitian yang dapat membuktikan bahwa sejumlah kecil alkohol berbahaya bagi janin, tapi akan lebih baik jika tidak mengambil risiko itu sama sekali.
Bagaimanapun juga, sembilan bulan bukanlah waktu yang terlalu lama untuk menahan diri dari minuman keras jika dibandingkan dengan risiko kecacatan atau keguguran yang bisa menimpa bayi Anda.

Baca Juga 6 Manfaat Renang Bagi Ibu Hamil

author
No Response

Leave a reply "Alkohol Tidak Baik Bagi Ibu Hamil, Mengapa?"