Benarkah Bayi Lahir Prematur Berisiko Terkena Penyakit Jantung?

Benarkah Bayi Lahir Prematur Berisiko Terkena Penyakit Jantung?

Setiap orangtua tentunya menginginkan agar bayi mereka dapat berkembang dengan baik dan terlahir tepat waktu. Akan tetapi, dalam beberapa kasus terjadi komplikasi kehamilan yang kemudian berakibat pada bayi Anda harus dilahirkan jauh lebih awal dari seharusnya. Bayi yang terlahir sebelum minggu ke-37 tersebut disebut dengan bayi prematur. Dan karena bayi prematur lahir ke dunia jauh lebih awal dari yang seharusnya, mereka pada umumnya akan berisiko mengalami berbagai macam penyakit komplikasi yang diakibatkan rendahnya sistem imun tubuh dan kurang berkembangnya organ-organ vital tubuh. Tapi, apakah benar bayi lahir prematur berisiko terkena penyakit jantung?

Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui benar tidaknya bayi lahir prematur berisiko terkena penyakit jantung. Para peneliti mengumpulkan beberapa responden dewasa yang dulunya pernah terlahir prematur, dan membandingkan ukuran dan kemampuan jantung mereka dengan 132 orang lain yang lahir sekitar 9 bulan.

Hasil dari penelitian yang diterbitkan oleh American Heart Association ini menyatakan bahwa ukuran dan fungsi dari bagian ventrikel (bilik jantung) sebelah kanan pada orang-orang dewasa yang dulunya terlahir prematur tersebut cenderung sedikit lebih kecil. Perbedaan yang sepele tersebut ternyata berpotensi mengakibatkan gangguan jantung pada orang-orang tersebut. Karena seperti yang telah kita semua ketahui, fungsi dari bilik jantung (baik kanan dan kiri) adalah untuk memompa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Ventrikel kiri berfungsi untuk memompa oksigen melalui aorta ke seluruh tubuh, sedangkan ventrikel kanan jantung berfungsi untuk memompa darah ke paru-paru melalui pembuluh darah arteri.

Seiring dengan bertambahnya usia, struktur dan fungsi dari ventrikel kanan akan berubah. Bagi orang yang dulunya terlahir secara prematur, perubahan tersebut dapat mengakibatkan resiko ia terserang serangan jantung semakin besar. Akan tetapi, hingga saat ini masih belum ditemukan bukti bahwa orang yang terlahir prematur akan memiliki resiko terkena serangan penyakit jantung yang lebih besar daripada orang yang terlahir tepat waktu dengan gaya hidup yang berbeda.

Jika ditarik kesimpulan, memang bayi lahir prematur berisiko terkena penyakit jantung, walaupun teori tersebut sebenarnya masih diragukan keakuratannya. Namun, bagaimanapun juga memang sebaiknya kelahiran bayi prematur dicegah sebisa mungkin. Beberapa di antaranya adalah dengan menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat. Selain itu pemeriksaan tekanan darah dan kolesterol juga wajib dilakukan secara berkala selama masa kehamilan. Anda juga perlu memeriksakan kondisi kehamilan Anda dengan rutin untuk mengantisipasi kemungkinan adanya komplikasi kehamilan yang dapat mengganggu  kesehatan janin dan kehamilan Anda.

author
No Response

Leave a reply "Benarkah Bayi Lahir Prematur Berisiko Terkena Penyakit Jantung?"