Bunda, Waspadai Infeksi Cytomegalovirus Pada Kehamilan

infeksi cytomegalovirus pada kehamilan

Virus Cytomegalovirus merupakan salah satu virus yang menjadi momok terbesar bagi ibu yang tengah melalui masa kehamilan. Termasuk di dalam rangkaian virus TORCH, diagnosa dan penanganan dini dalam mengobati serta mencegah infeksi cytomegalovirus pada kehamilan sangat dibutuhkan.  Berikut adalah hal-hal yang wajib Anda ketahui tentang infeksi virus kehamilan satu ini.

  • Penyebab Infeksi Virus Cytomegalovirus

Dalang di balik infeksi cytomegalovirus pada kehamilan adalah virus Cytomegalo. Virus ini juga merupakan penyebab dari penyakit cacar air, herpes simplex, dan mononucleosis, dengan kata lain, virus ini merupakan virus yang umum berada di dalam tubuh manusia, dan sekali Anda pernah terinfeksi oleh virus ini, maka virus tersebut akan berada di dalam tubuh Anda selamanya.  Baca juga: Wajib Waspada! Berikut Adalah Dampak Hipertensi Saat Hamil

Hanya saja, keberadaan virus ini nyaris tidak kentara karena pada dasarnya virus ini bukanlah virus ganas yang berbahaya, selama kondisi imunitas tubuh Anda tinggi. Saat Anda sehat, sistem antibodi di dalam tubuh Anda akan dengan sendirinya mengontrol perkembangan dari virus ini sehingga ia selalu ada di dalam keadaan mati suri.

Namun, ketika Anda hamil maka sistem pertahanan tubuh Anda pada umumnya akan merosot secara drastis dan saat itulah virus tersebut terbangun dan mengakibatkan berbagai macam masalah kehamilan.

  • Gejala Infeksi Virus Cytomegalovirus

Pada ibu hamil, dampak yang Anda rasakan, dan juga dampak yang dapat mengancam janin Anda menjadi 2x lipat lebih berat dari jika Anda terinfeksi virus ini dalam keadaan tidak hamil. Hal tersebut semakin diperparah dengan kenyataan bahwa tidak semua ibu hamil menunjukkan gejala telah terinfeksi virus ini.

Penyebabnya adalah karena gejala dari infeksi virus ini bergantung dari lokasi organ tubuh yang terinfeksi. Namun, gejala-gejala umum yang seringkali muncul pada penderita CMV adalah:

  • Demam
  • Pneumonia
  • Diare
  • Pendarahan yang disebabkan oleh terlukanya usus

Sedangkan apabila infeksi virus tersebut tidak segera diobati, terutama pada orang-orang  yang memiliki sistem imun yang rendah,  maka penderita akan menunjukkan gejala-gejala yang lebih kronis, yaitu antara lain:

  • Pembengkakan di otak (encephalitis)
  • Perubahan perilaku
  • Kejang-kejang
  • Koma
  • Gangguan penglihatan, hingga berujung pada kebutaan.
  • Dampak Infeksi Virus Cytomegalovirus Pada Bayi

Saat seorang ibu hamil terinfeksi virus CMV, maka ia berpotensi besar menularkannya pada bayi yang tengah ia kandung, baik melalui plasenta maupun air ketuban yang mengelilingi bayi. Bayi yang terinfeksi virus CMV pada umumnya akan terlahir dengan ukuran tubuh yang lebih kecil dari bayi pada umumnya, atau mereka memiliki berat badan yang rendah. Selain itu, bayi terkena penyakit kuning, dimana gejalanya adalah ia memiliki kulit dan mata berwarna kuning. Beberapa bayi terlahir dengan ruam-ruam merah atau bercak-bercak ungu di kulit.

Organ hati bayi pun akan mengalami pembesaran dan  tidak dapat berfungsi dengan baik. Bayi juga mengalami pembesaran organ limpa dan terkena pneumonia. Beberapa bayi bahkan mengalami kejang-kejang.

Demikianlah informasi singkat mengenai infeksi Cytomegalovirus pada kehamilan. Untuk mencegah virus ini dari menginfeksi janin Anda, sebaiknya Anda dan pasangan melakukan tes TORCH terlebih dahulu sebelum berencana untuk memiliki momongan.

author
No Response

Leave a reply "Bunda, Waspadai Infeksi Cytomegalovirus Pada Kehamilan"