Imunisasi – Imunisasi Untuk Menjaga Kesehatan Anak

ImunisasiImunisasi – Imunisasi itu perlu agar bayi yang diimunisasi tidak mudah terserang penyakit, kebal penyakit. Imunisasi atau Vaksinasi adalah proses memasukkan jenis virus/kuman tertentu yang telah dilemahkan melalui suntikan/oral agar tubuh bayi dapat menciptakan antibody secara alami untuk melawan virus/kuman tersebut.

Berbagai penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi yaitu TBC, difteri, pertusis, tetanus, meningitis meningokokus, tipus abdominalis, kolera, hemophilus influenza tipe B, pneumonia pneumokokus, penyakit measles/campak, polio, hepatitis B, hepatitis A, influenza,
rabies, Japanese encephalitis, Yellow Fever (demam kuning), Rubella, varicella, parotitis epidemica dan rotavirus. Imunisasi diperlukan agar bayi-bayi kita sehat sepanjang masa, demi masa depan mereka

Menurut Wikipedia, Vaksinasi adalah pemberian vaksin kedalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap suatu penyakit. Misalnya vaksin polio diberikan untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit polio. Vaksinasi juga sering disebut sebagai imunisasi.

Banyak orang tua bertanya, mengapa walaupun sudah divaksin, anaknya masih sering jatuh sakit juga? Ternyata kuat lemahnya perlindungan terhadap penyakit juga ditentukan oleh berbagai faktor lain, seperti daya antigenitas vaksin, keadaan sistem imunitas tubuh anak, faktor gizi, dll.

Anak yang telah divaksinasi memang masih mungkin terserang penyakit. Tetapi biasanya penyakit timbul dalam bentuk yang lebih ringan dan berlangsung lebih singkat.

Begitu pula harus diperhatikan bagaimana cara kuman menyerang tubuh manusia. Dulu kita mengenal vaksin kolera yang ditujukan untuk mencegah terkena penyakit kolera (yang menimbulkan muntah berak). Vaksin diberikan lewat suntikan dan menimbulkan kekebalan dalam darah. Padahal kolera masuk ke tubuh melalui makanan dan minuman yang tercemar.

Di usus halus, kuman kolera berkembang biak dan menimbulkan penyakit. Tetapi kuman tidak masuk ke darah. Jadi, kekebalan dalam darah tidak menimbulkan kekebalan pada saluran usus yang menjadi pintu masuk kolera. Maka vaksinasi kolera tidak lagi dianjurkan.

Vaksinasi flu adalah satu-satunya vaksin yang mungkin masih mengandung thimerosal, sejenis merkuri yang digunakan sebagai pengawet. Meskipun banyak orang tua khawatir bahwa merkuri dapat menyebabkan autisme, namun  tidak ada bukti yang bisa meyakinkan bahwa itu terjadi, kata Daniel Frattarelli, MD, dokter anak di Rumah Sakit Oakwood, di Dearborn, Michigan.

No Response

Leave a reply "Imunisasi – Imunisasi Untuk Menjaga Kesehatan Anak"