Moms, Kenali Penyebab Penyakit Ensefelitis dan Gejalanya

Katalogibu – Ensefalitis adalah peradangan akut yang terjadi di bagian otak. Ensefilitis sering juga disebut dengan istilah radang otak, sebagian besar kasus disebabkan oleh virus. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari orang dewasa sampai anak – anak. Menurut data ensefalitis terjadi pada 1 dari 1000 kasus campak diseluruh dunia.

Pada kasus yang terjadi, Ensefalitis dapat mengancam jiwa. Namun, kematian bergantung pada sejumlah faktor, termasuk keparahan penyakit dan usia. Terdapat dua jenis ensefalitis yakni ensefalitis yang terjadi secara langsung di otak dan ensefalitis yang disebabkan oleh terganggunya sistem kekebalan tubuh hingga akhirnya menyerang otak.

Baru – baru ini kasus ini terjadi pada bayi Muhammad Gibran Mahrez yang masih berusia 15 bulan terbujur koma karena menderita ensefalitis. Hingga kini Gibran belum juga terbangun dari komanya. Penting, diketahui adalah ensefalitis disebabkan oleh beberapa jenis kuman yang menyebabkan infeksi sehingga bisa menyebar dengan berbagai cara yang berbeda. Salah satu penyebab yang paling berbahaya dan umum adalah herpes simplex virus ( HSV). HSV adalah virus yang sama penyebab luka dingin disekitar mulut. Namun, apabila virus ini menyerang otak, akibatnya bisa fatal. Meski demikian, HSV ensefalitis termasuk kasus yang langka.

Bentuk ringan penyakit ini bisa diikuti dan bibarengi dengan penyakit umum lainnya pada anak seperti campak, gondok, cacar, rubella. Virus – virus seperti cacar tersebar melalui cairan hidung dan tenggorokan, biasanya saat batuk atau bersin. Pada bayi yang dicurigai terkena ensefalitis melalui pola makan yang buruk, sangat rewel dan terus menerus menangis, mual dan muntah, ubun – ubun menonjol dan tubuh yang kaku. Untuk gejala berat meliputi:

  1. demam tinggi
  2. mudah mengantuk
  3. gerakan melambat
  4. kepekaan terhadap cahaya
  5. kejang
  6. ketidaksadaran
  7. koma

Pengobatan ensefalitis dilakukan untuk mengurangi gejala – gejala yang ada, seperti mengurangi kejang dan demam, memberi tindakan penunjang hidup ( seperti alat bantu pernafasan), hingga infeksi mereda. Terapi yang dapat diberikan untuk mengatasi ensefalitis dapat berupa obat-obatan untuk mengurangi keluhan serta mengatasi penyebab yang mendasarinya.

Biasanya obat yang diberikan hanya untuk mengurangi keluhan berupa obat penghilang nyeri, obat anti-inflamasi, obat anti kejang. Dan, untuk mengatasi penyebab ensefalitis tergantung dari penyebab pastinya. Apabilah disebabkan oleh virus maka diberikan obat anti-virus, apabila disebabkan oleh bakteri dapat diberikan terapi antibiotic.

Itulah bunda informasi yang harus bunda ketahui tentang ensefalitis yang dapat menyerang anak. Untuk itu bunda harus memperhatikan kesehatan anak ya. Semoga bermanfaat.

author
No Response

Leave a reply "Moms, Kenali Penyebab Penyakit Ensefelitis dan Gejalanya"