6 Jenis Susu Formula Bayi

No comment 2682 views

susu bayiSusu Bayi – Hal pertama yang harus menjadi perhatian dalam memilih susu formula  adalah tingkat usia bayi. Sesuaikan tingkat usia bayi, yang pada umumnya  dibagi menjadi 2 macam, 0-6 bulan dan 6-12 bulan atau susu formula  lanjutan. Pada saat sekarang, banyak rumah sakit bersalin dan DSA yang menerapkan ASI eksklusif selama 6 bulan.

Namun jika ada permasalahan dengan ASI sang ibu, maka dokterpun  akan menyarankan susu formula bayi sebagai pendamping ASI. Kembali pada  topic, penggolongan usia untuk susu formula bayi tersebut didasarkan  pada kondisi pencernaan bayi. Pada umumnya bayi usia 0–6 bulan, system pencernaannya belumlah sempurna sedangkan pada usia diatas 6 bulan mayoritas sudah mulai membaik dan bahkan sudah mulai diberi makanan  tambahan.

Dengan perbedaan dan permasalahan tersebut, kandungan gizi  pada susu formula untuk kedua kelompok usia itupun disesuaikan. Berikut beberapa jenis susu formula yang harus Anda ketahui :

  • Formula susu sapi. Sebagian besar susu formula yang beredar di pasaran sebagai pengganti ASI terbuat dari susu sapi. Susu formula yang berasal dari susu sapi lebih seimbang gizi-nya dan lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi. Namun, ada beberapa bayi yang alergi terhadap susu sapi sehingga harus memilih jenis susu formula yang lain.
  • Formula susu kedelai. Susu formula yang terbuat dari kedelai sangat cocok bagi anda yang ingin meniadakan protein hewani untuk bayi anda. Susu formula kedelai juga bisa menjadi pilihan bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi atau mengalami intoleransi laktosa. Namun ada juga bayi yang alergi terhadap susu sapi juga alergi terhadap susu kedelai.
  • Hydrolysate. Merupakan protein susu sapi dipecah agar susu lebih mudah dicerna. Susu formula ini disarankan untuk Bayi yang alergi makanan atau intoleransi laktosa. Sekitar 2% bayi yang alergi susu dan punya masalah pencernaan. Dokter akan menyarankan mengganti susu formula bila kondisi bayi sangat parah (harga susu hydrolysate hampir 2 kali lipat dari susu formula biasa).
  • Organik. Artinya susu formula ini bebas pestisida, hormon pertumbuhan, dan antibiotika. Sangat disarankan untuk Bayi yang orangtuanya lebih memilih bahan organik. Orangtua yang tidak keberatan mengeluarkan uang lebih demi ketenangan pikiran. Juga, hanya sedikit bukti yang menunjukkan, susu formula biasa mengandung pestisida, hormon pertumbuhan, dan antibiotika yang berbahaya.
  • Formula hidrolisa protein. Susu formula jenis ini mengandung protein yang dipecah/hidrolisa sehingga menjadi bentuk yang lebih kecil bila dibandingkan protein pada susu sapi atau susu kedelai. Susu formula hidrolisa protein cocok bagi bayi yang tidak cocok dengan susu sapi dan susu kedelai. Susu formula ini juga bisa diberikan pada bayi yang alergi protein tertentu.
  • Soya. Hanya sedikit bayi. Jarang sekali bayi baru menderita intoleransi laktosa , maka dari itu lupakan susu formula yang bebas laktosa , dan tentunya masih banyak anak yang alergi susu sapi juga alergi kedelai. Kini, sebagian dokter telah meninggalkan susu ini dan beralih ke susu hydrolysate bun. Dan jenis susu formula yang satu ini dibuat bagi bayi yang alergi susu sapi atau yang memiliki intoleransi laktosa, dan anak yang vegetarian murni bun.

Itulah jenis – jenis susu formula bayi yang bisa Anda pilih untuk membantu tumbuh kembang bayi Anda. Namun jika Anda masih belum mengetahui susu apa yang pas untuk si kecil maka Anda harus konsultasi terlebih dahulu pada dokter.

author
No Response

Leave a reply "6 Jenis Susu Formula Bayi"