Apakah Nutrisi Balita Sudah Terpenuhi dengan Baik?

nutrisi balita

Saat masa pertumbuhan ini, orang tua harus memperhatikan nutrisi balita dengan baik. kecukupan gizi inilah yang menjadi modal utamanya untuk dapat berkembang dengan maksimal. Apabila kebutuhan vitamin, protein, dan mineral tidak terpenuhi dengan baik, tentu saja sangat membahayakan terhadap pertumbuhannya ini.

Tak hanya itu, beberapa penyakit juga bisa mengintai si Kecil apabila kekebalan tubuhnya tidak cukup kuat. Meskipun beberapa gangguan kekurangan gizi bisa diobati dengan cara medis, tetapi tidak menyurutkan risiko akan kematian. Untuk mengurangi risiko tersebut, sebaiknya memenuhi nutrisi hariannya akan jauh lebih baik. Yuk, ketahui bahaya kekurangan nutrisi balita yang dilansir dari ibudanbalita.com berikut ini: (Baca juga: 3 Latihan Sederhana Ini Cocok untuk Senam Hamil)

  • Anemia

Gejala ini tak hanya bisa menyerang orang dewasa saja, tetapi juga mengancam anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh kekurangan zat besi dalam tubuhnya. Awalnya, si Kecil mudah lemas, lelah, kurang konsentrasi, dan wajah terlihat pucat.

Makanan sumber zat besi banyak terdapat pada sayuran hijau, kacang-kacangan dan daging. Jika zat besi dalam tubuhnya kurang, maka nutrisinya tidak bisa terpenuhi dengan baik. sebab, zat besi berperan dalam memproduksi sel darah merah yang berfungsi mengedarkan sari-sari makanan dan oksigen ke seluruh bagian tubuh.

  • Xeroptalmia

Salah satu gejala kekurangan vitamin A ini mengancam indera penglihatan yaitu menyebabkan kebutaan. Vitamin A memang sangat berguna untuk memelihara kesehatan mata agar tetap jernih dan berfungsi dengan baik.

Untuk mencegahnya, berikan si Kecil wortel, ikan tuna, tomat, pepaya, dan mangga untuk mendapatkan banyak vitamin A. Olahlah beberapa makanan tersebut menjadi kudapan yang enak dan lezat.

  • Gondok

Pernah mendengar tentang gondok? Penyakit ini banyak diderita oleh orang-orang tua karena terlalu jarang mengonsumsi iodium. Namun, penyakit ini masih bisa mengancam si Kecil meski telah hidup di era modern ini. Iodium tak hanya didapatkan dari garam saja, tetapi juga diperoleh dari udang, kentang, dan kerang.

  • Marasmus dan Kwashiorkor

Gejala ini disebabkan karena kekurangan asupan protein dalam tubuhnya. Protein merupakan salah satu nutrisi balita yang penting untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhannya. Protein berguna untuk mengantarkan hemoglobin mengantarkan sari makanan dan oksigen ke seluruh tubuh. Untuk itu, berikan si Kecil makanan kaya protein seperti telur, daging, dan kacang-kacangan.

Nah, memenuhi kebutuhan nutrisi balita dengan baik akan membantunya untuk tumbuh dan berkembang sesuai harapan orang tua. Jika salah satu kebutuhan tubuhnya tak terpenuhi, maka beragam penyakit akan mengintainya. Berikan yang terbaik untuk si Kecil, ya!

 

author
No Response

Leave a reply "Apakah Nutrisi Balita Sudah Terpenuhi dengan Baik?"