Nutrisi Balita Untuk Perkembangan Otak

No comment 1484 views

Nutrisi Balita Untuk Perkembangan OtakNutrisi Balita – Kita semua tahu pola makan dan nutrisi sangat penting untuk balita kita untuk mengarahkan mereka menuju kesehatan yang lebih baik untuk masa depan, terutama perkembangan otaknya.

Para ilmuwan menyebut otak balita sebagai “plastik”, yang berarti pikiran dan perasaan mereka itu rentan dan mudah dipengaruhi. Semua bayi lahir lengkap dengan sel-sel otaknya. Namun, sel-sel otak tersebut belum terhubung. Koneksi perlu dibuat untuk memungkinkan balita belajar tentang dunia disekelilingnya.

Pada saat balita Anda berusia 3 tahun, sel-sel otak akan membuat sekitar 1.000 triliun koneksi. Nutrisi pada saat balita memainkan peran kunci dalam membuat koneksi ini dan pertumbuhan yang tepat dari otak balita Anda.

Apa Saja Nutrisi Balita Untuk Otak?

Makanan sehat atau pola pemberian nutrisi seimbang bagi balita yang aman berguna untuk meningkatkan koneksi antar sel-sel otak. Orangtua mungkin bertanya-tanya bagaimana mereka dapat memberikan balita mereka diet dengan nutrisi seimbang?

Nutrisi bagi balita yang seimbang mengacu pada berbagai makanan dalam proporsi yang benar diperlukan untuk memberikan semua gizi dan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan masa balita anak Anda.

Pertama, makanan bukanlah satu-satunya komponen nutrisi untuk mulai hidup sehat. Semua bayi membutuhkan nutrisi yang ada pada susu di tahun-tahun pertama kehidupan. Karena ASI memiliki tingkat nutrisi tinggi lemak, termasuk nutrisi kolesterol (untuk menumbuhkan jaringan otak).

Sementara makanan padat mulai diperkenalkan, menyusui masih bisa dilanjutkan karena ada banyak manfaat dari nutrisi ASI sebelum melewati 1 tahun kehidupannya. Yang penting untuk diingat saat ini adalah bahwa diet rendah lemak tidak cocok untuk balita.

Kedua, Kita mungkin pernah mendengar istilah asam lemak esensial yang dihubungkan dengan perkembangan untuk nutrisi otak. jenis nutrisi lemak yang banyak ditemukan di minyak ikan adalah salah satu dasar untuk pertumbuhan otak seluler dan penting karena tubuh tidak dapat mensintesis sendiri.

Ketiga, vitamin D sangat penting untuk kesehatan tulang balita. Kekurangan vitamin D telah dihubungkan dengan gangguan afektif musiman (SAD), vitamin D ini benar-benar bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan dan juga fungsi otak jika kita membiarkan 20 menit sehari, berjemur di bawah sinar matahari maka kulit kita dapat mengkonversi vitamin D.

Keempat, menurut sebuah penelitian di Inggris yang dilakukan pada anak usia balita, kombinasi zat aditif yang umum termasuk pewarna dan pengawet akan menghasilkan efek perilaku negatif pada semua balita yang diteliti seperti hiperaktif.

Jelas kita ingin menghindari makanan olahan untuk balita kita, tetapi penyebab utamanya adalah tidak adanya nutrisi berguna pada pewarna buatan, pemanis, pengawet, dan penguat rasa dalam makanan yang dipasarkan untuk anak-anak.

Kelima, konsumsi gula tidak boleh terlalu banyak, sekarang ini setiap orang mengkonsumsi rata-rata 80 kg gula per tahun. Otak terutama digunakan balita sekitar 20% energi dari asupan hariannya. Yang baik adalah mengurangi jumlah gula dalam pola makan nutrisi balita kita.

No Response

Leave a reply "Nutrisi Balita Untuk Perkembangan Otak"