3 Permainan Untuk Mengoptimalkan Perkembangan Anak

Bermain Sambil BelajarBermain Sambil Belajar – Saat ini sudah semakin berkembangannya teknologi, dan perangkat elektronik telah menjadi bagian penting dari kehidupan kita. Anak-anak lahir ke dunia teknologi. Mereka tidak bisa membayangkan hidup tanpa itu. Dari televisi dan komputer, anak-anak menerima banyak stimulasi kognitif.

Mereka cenderung kurang bermain secara aktif seperti melemparkan bola, lompat tali, atau terlibat dalam beberapa aktivitas fisik setiap hari. Meskipun teknologi ini membantu untuk merangsang pikiran, menjaga tubuh aktif juga penting. Anak-anak membutuhkan permainan fisik dan kegiatan untuk mendukung keterampilan motorik kasar dan gaya hidup sehat.

Sebenarnya Permainan tradisional zaman dulu, seperti Petak Umpet, Petak Jongkok, dan lainnya membantu anak belajar kemampuan sosial anak. Anak akan belajar mengambil giliran, serta belajar menerima frustasi karena tidak menang. Mengingat aturan juga melatih otot memori. Permaianan fisik membantu mengasah koordinasi motorik anak.

Aktifitas Untuk bermain sambil belajar juga bisa diterapkan oleh orang tua, dan berikut ini adlah informasi yang menjelaskan tentang belajar yang menyenangkan atau belajar sambil bermain.

  • Menggambar dan Mewarnai

Saat menggambar dan mewarnai, anak-anak diharuskan untuk berkonsentrasi. Anak-anak pun melibatkan semua anggota tubuh, pikiran serta perasaan mereka secara bersamaan sehingga membuat mereka memahami bagaimana menggunakan kekuatan otak mereka saat melakukan aktivitas ini.

  • Bercerita

Bercerita atau yang sering disebut storytelling, ternyata lebih dari sekadar pengantar tidur anak. Dengan mendengarkan Anda bercerita, anak akan terlatih untuk memberikan atensi atau berkonsentrasi pada apa yang Anda katakan.

Selain itu, mendengarkan cerita dapat menstimulasi bagian otak yang berbeda dengan bagian otak yang terstimulasi ketika anak membaca buku bergambar. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan kemampuan mengingat anak.

  • Berhitung dan bermain komputer

Kecerdasan logika erat kaitanya dengan kemampuan seseorang  dalam menggunakan logika untuk memecahkan persoalan. Termasuk kemampuan berhitung dan menganalisis.

Banyak yang bisa dilakukan untuk merangsang kecerdasan logika seorang anak. Mulai dari belajar berhitung secara rutin, praktik pelajaran biologi maupun kimia di laboratorium sekolah yang menggunakan banyak peralatan juga bisa menjadi aktivitas untuk merangsang kecerdasan logika seorang anak.

No Response

Leave a reply "3 Permainan Untuk Mengoptimalkan Perkembangan Anak"