Contoh Grafik Kesehatan Berat Badan Bayi

Timbang Bayi

Berat badan bayi – Ada banyak cara memantau kesehatan bayi. Tapi yang termudah adalah dengan mengukur kondisi fisiknya. Untuk itu, Ibu perlu tahu ukuran idealnya sehingga Ibu bisa menduga status kesehataan si kecil.

Berat badan bayi Ibu juga bisa dipengaruhi oleh faktor keturunan atau genetika. Juga bisa dipengaruhi asupan gizi dan kesehatan Ibu saat Ibu hamil. Yang terpenting bukan berapa beratnya saat ia lahir, tapi berapa berat yang dicapai setelahnya.

Berdasarkan data dari Direktorat Kesehatan Gizi Departemen Kesehatan RI, untuk bayi usia 0-1 tahun harus memiliki berat badan dan tinggi ideal dengan plus minus 2 standar deviasi. Manusia pada dasarnya tidak seperti barang hasil produksi pabrik karena manusia mempunyai variasi yang luas. Oleh karena itu, harus diberi toleransi +2 standar deviasi dan -2 standar deviasi dari nilai rata-rata. Sangat penting bagi bunda untuk mengetahui dan juga menghitung berat badan ideal bayi. Dengan mengetahui tabel berat badan bayi, nantinya diharapkan bisa menjadi peringatan awal jika bayi mengalami gangguan atau kelainan kesehatan. Berikut ini adalah tabel berat badan ideal untuk bayi usia 0-1 tahun.

 

Umur Berat (dalam gram) Tinggi (dalam cm)
Standard 80% Standard Standard 80% Standard
Lahir 3.4 2.7 50,5 40,40
1 Bulan 4.3 3.4 55,0 44,00
2 Bulan 5 4 58,0 46,40
3 Bulan 5.7 4.6 60,0 48,00
4 Bulan 6.3 5 60,5 48,40
5 Bulan 6.9 5.5 64,5 51,60
6 Bulan 7.4 5.9 66,0 52,80
7 Bulan 8 6.4 67,5 54,00
8 Bulan 8.4 6.7 69,0 55,20
9 Bulan 8.9 7.1 70,5 56,40
10 Bulan 9.3 7.4 72,0 57,60
11 Bulan 9.6 7.7 73,5 58,80
12 Bulan 9.9 7.9 74,5 59,60

 

Lakukan pengukuran antropometri (berkaitan dengan tubuh), seperti berat badan, panjang badan (tinggi badan), serta lingkar kepala untuk memastikan pertumbuhannya.

Untuk para ibu yang ingin tahu berat badan yang ideal oleh seorang bayi, berikut adalah tabel yang bisa digunakan untuk contoh kesehatan Berat badan bayi yang ideal.

grafik berat badan bayi

Berdasarkan gambar tersebut di atas, terdapat dua hal yang perlu anda perhatikan yaitu GRAFIK BERAT BADAN serta kenaikan berat badan minimum (KBM), sehingga bisa di simpulkan bahwa :

a. Berat badan bayi dari 0 (nol) bulan ke 1 bulan dinyatakan TIDAK NAIK, karena 2 (dua) alasan, yaitu : grafik berat badan memotong garis pertumbuhan dibawahnya atau kenaikan berat badannya hanya 500 gram, kurang dari KBM (800 g)

b. Berat badan bayi dari 1 bulan ke 2 bulan dinyatakan NAIK, karena grafik berat badan memotong garis pertumbuhan diatasnya atau kenaikan berat badannya sebesar 1200 gram, lebih dari KBM (900 g)

c. Berat badan bayi dari 4 bulan ke 5 bulan dinyatakan NAIK, karena grafik berat badan mengikuti garis pertumbuhannya atau kenaikan berat badannya sekitar 600 gram, lebih dari KBM (500 g)

d. Berat badan bayi dari 5 bulan ke 6 bulan dinyatakan TIDAK NAIK, karena grafik berat badan mendatar atau berat badannya sama dengan bulan lalu, kurang dari KBM (400 g)

e. Berat badan bayi dari 6 bulan ke 7 bulan dinyatakan TIDAK NAIK, karena grafik berat badan menurun atau kenaikan berat badannya berkurang sekitar 300 gram, kurang dari KBM (300 g)

No Response

Leave a reply "Contoh Grafik Kesehatan Berat Badan Bayi"