Cara Menjaga Perkembangan Mental Anak

No comment 2727 views

Perkembangan anakPerkembangan anak – Anak yang cerdas dan sehat adalah perkembangan yang diinginkan oleh setiap orang tua. Banyak orang tua yang selalu menjaga kesehatan perkembangan anak. Untuk semua orang tua pasti memberikan segalanya kepada sang buah hati, contohnya seperti memberikan asupan makanan sehat yang bergizi untuk perkembangan fisik dan otak.

Untuk para orang tua juga harus tau, selain fisik dan otak, agar perkembangannya bisa sempurna, orang tua juga haru memberikan perhatian khusus kepada sang buah hati agar perkembangan mentalnya juga terjaga dengan sempurna.

Perkembangan mental adalah salah satu dari sempurnanya perkembangan anak. Memberika perhatian khusus kepada anak adalah cara yang mudah, Berikut ini adalah cara memberikan perhatian kepada anak demi perkembangan mental anak.

  • Menerima temperamen anak.

Setiap anak tumbuh dengan temperamen yang unik, hasil dari pengasuhan dan didikan sejak belia bahkan sejak lahir. Temperamen anak umumnya terbagi empat kategori, easygoing, suka tantangan, tenang, campuran dari beberapa temperamen.

Tugas penting orangtua adalah menyesuaikan diri dengan kepribadian anak. Tantangan semakin besar ketika orangtua memiliki temperamen yang bertolak belakang dengan anak. Sebagai orang dewasa, menerima temperamen anak akan membantu anak dan menimbulkan rasa aman dan percaya. Dampaknya, anak merasa nyaman dengan dirinya, identitasnya.

  • Sering membandingakan kemampuan anak

Setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda satu sama lain. Begitu pula perkembangan anak. Kesalahan mendasar yang sering dilakukan oleh orang tua adalah membandingkan kemampuan anak. Padahal sudah jelas bahwa perkembangan anak antara satu dengan yang lain amat sangat jauh berbeda. Perkembangan anak mempengaruhi kemampuannya. Orang tua sering membandingkan kemampuan anaknya dengan anak lain.

Semakin sering orang tua membandingkan kemampuan anaknya dengan anak lain, semakin orang tua tersebut terobsesi untuk memiliki anak yang berkemampuan sama. Jika sang buah hati belum bisa berdiri, padahal anak lain seusianya sudah bisa berjalan, orang tua mulai cemas dengan perkembangan anaknya. Dampaknya, anak sering dipaksa untuk memiliki kemampuan yang sama. Anak yang belum bisa berdiri sering dipaksakan untuk berlatih jalan.

Kesalahan mendasar yang sering dilakukan oleh orang tua adalah memaksakan kemampuan anak yang akhirnya berdampak pada tingkat kekhawatiran orang tua.Orang tua harus sadar bahwa anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Biarkan anak tumbuh dan berkembang sesuai dengan kemampuan alaminya.

  • Investasi waktu.

Banyak orangtua yang mengkotak-kotakkan antara kuantitas dan kualitas waktu. Anggapan seperti, “Saya memang tak banyak meluangkan waktu namun ketika ada waktu saya selalu bersenang-senang dengan anak,” menjadi andalannya. Untuk mempunyai kualitas waktu dengan anak, orangtua perlu meluangkan sebanyak mungkin waktu bersama anak-anaknya.

Kebersamaan yang lebih sering dengan anak, menjadi momen untuk membangun kepercayaan, saling memelajari bahasa cinta masing-masing antara orangtua-anak, selain juga memahami sepenuhnya karakter anak.

Momen berkualitas bersama anak tercipta dari aktivitas sederhana namun sering. Mulai saja dengan selalu berbicara dengan anak mengenai aktivitasnya seharian. Lakukan percakapan sesering mungkin. Membacakan cerita atau buku, kepada anak-anak juga bisa menjadi pilihan. dengan momen berkualitas akan menumbuhkan mental sang anak.

Untuk Para orang tua harus benar-benar menjaga kesehatan perkembangan anak agar bisa menjadi anak yang tumbuh sehat, aktif dan cerdas. Jika perkembangan anak sudah benar-benar terjaga, tentu orang tua akan merasa bangga dengan perkembangan anak.

author
No Response

Leave a reply "Cara Menjaga Perkembangan Mental Anak"