Perkembangan Balita – Proses Perkembangan Anak

Perkembangan BalitaPerkembangan Balita – Perkembangan balita usia 1,5 bulan – bulan adalah Tengkurap terjadi ketika bayi berhasil bertumpu pada perutnya dan bertahan pada posisi tersebut beberapa saat. Anak tengkurap diawali dengan kemampuan memiringkan badannya ke kanan dan ke kiri, lalu ia belajar berguling di usia 1,5 – 2 bulan. Bayi Anda belajar tengkurap pertama kali pada satu sisi.

Dilanjutkan di sisi lain, kemudian berbalik lagi. Ketika mencapai usia 3-4 bulan, saat otot lehernya semakin kuat  ia dapat berbaring telentang dengan memandang lurus ke depan. Lengan dan kakinya pun lebih bebas bergerak sejalan dengan kemampuannya menggerak-gerakkan kepalanya. Ia juga mulai berlatih berguling dan mengangkat kepalanya dalam posisi tengkurap. Baru di usia 5 bulan ia bisa tengkurap sendiri.

Banyak cara untuk orang tua agar perkembangan anak bisa tumbuh secara optimal, yang sangat membantu dalam proses perkembangan balita adalah dengan membaca dongeng.

Walaupun bayi Anda merupakan tipe yang sangat aktif bermain, dia tetap akan sangat senang jika Anda duduk bersamanya dan membacakan buku kepadanya. Si kecil biasanya akan ikut berpartisipasi dengan caranya sendiri – membalikkan halaman, menunjuk gambar tertentu, memasukkan jarinya ke lubang kecil yang ada di buku, atau bahkan mengisap-isap bagian pojok buku…

Jika bayi Anda hanya mampu bertahan beberapa detik untuk berkonsentrasi dan berinteraksi dengan buku, jangan menyerah. Jika kegiatan ini Anda rutinkan, beberapa detik kegiatan membacakan buku tersebut akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan otaknya.

Dan memang, untuk bayi seusia ini, sangatlah normal jika ia hanya mampu bertahan dalam hitungan detik. Anda tidak perlu khawatir. Semakin dewasa, rentang waktu ini akan semakin meningkat kok!

Sebagai orang tua tentu kan sangat mendukung sekali setiap kegiatan anak. Dalam proses perkembangan anak orang tua mungkin bisa memberikan asupan bernutrisi yang bisa meningkatkan perkembangan otak anak. Asupan sehat yang didapatkan oleh balita tentu akan sangat berarti bagi tubuh juga otak sang balita.

Kebutuhan nutrisi untuk perkembangan otak anak adalah berbagai vitamin dan mineral, serta asam lemak Essensial yang berguna meningkatkan kerja dan fungsi otak. Anak bisa mendapatkannya dari berbagai bahan makanan alami, tetapi siapa yang bisa menjamin bahwa kebutuhannya terpenuhi?  Karenanya sangat disarankan agar anak mengonsumsi multivitamin yang mencakup unsur nutrisi berikut ini, agar fungsi otaknya optimal.

 

No Response

Leave a reply "Perkembangan Balita – Proses Perkembangan Anak"