3 Fase Umum Anak Belajar Bicara

No comment 2137 views

belajar bicara

Pernah tidak si Kecil membangunkan tidur Ibu dengan celotehannya? Yap, jangan marah dengan hal tersebut karena itu tandanya dia mulai belajar bicara. Memasuki fase perkembangan ini, si Kecil mulai mengucapkan kata-kata yang tidak dapat dipahami, misalnya ya-ya-ya.  Namun, setiap anak memiliki perkembangan bahasa yang berbeda.

Perkembangan ini akan semakin meningkat sesuai dengan usia si Kecil yang semakin bertambah pula. Memasuki usia 1-5 tahun inilah anak mulai belajar untuk mengungkapkan kata-kata sederhana. Untuk itu, pahamilah fase belajar bicara anak berikut ini:

  • Fase Satu Kata atau Holofrase

Pada tahapan ini, si Kecil mempergunakan satu kata yang mudah diucapkannya untuk menyatakan keinginan dan perasaannya saat itu. Misalnya saja, ia mengatakan “duduk” yang berarti “saya mau duduk”. Orang tua pasti mudah untuk memahaminya dengan melihat gerak-geriknya dan raut muka si Kecil. Umumnya, pada tahapan ini si Kecil banyak mengucapkan kata benda, seperti “mama” dan “papa”.

  • Fase Lebih dari Satu Kata

Tahapan lebih dari satu kata ini biasanya mulai terlihat saat anak memasuki usia 18 bulan. Si Kecil mulai bisa merangkai kata tersebut menjadi kalimat sederhana untuk mengungkapkan keinginannya dan bercerita tentang apa yang dialaminya. Misalnya, kalimat “Ma, minum” sambil mendekat dan menyodorkan gelasnya.

Pada tahapan ini perlu diberikan stimulus yang bisa membuatnya banyak berbicara. Seringlah untuk mengajaknya berkomunikasi meskipun ia hanya menjawab dengan singkat. Pancinglah si Kecil agar ia mau menceritakan aktivitas hari itu kepada ayahnya saat pulang kantor. Jangan lupa untuk memberikan respon baik meski tak cukup memahami isi ceritanya.

  • Fase Ketiga atau Fase Differensiasi

Periode akhir ini umumnya berlangsung ketika anak memasuki usia dua tahun hingga lima tahun. Pada umur ini kemampuan si Kecil untuk berbicara berkembang sangat pesat. Ia mulai memiliki banyak kosakata dan mampu merangkainya menjadi kata utuh untuk mengungkapkan apa yang dikehendakinya. Anak pun telah mampu menggunakan kata ganti orang seperti “saya” dan “kamu”. Ia pun mulai kritis untuk bertanya kepada orang tua tentang apa yang dilihatnya. Berilah penjelasan kepadanya sesuai dengan usianya agar ia mudah untuk memahami.

Untuk itu, orang tua memiliki peranan penting dalam mengembangkan saat anak belajar bicara. Sediakan waktu senggang untuk mengajaknya bercerita tentang berbagai hal sehingga ia terpancing untuk berceloteh. Jalin komunikasi yang baik dengan si Kecil ya, Bu!

 

author
No Response

Leave a reply "3 Fase Umum Anak Belajar Bicara"