Aspek Penting Kebutuhan Popok Bayi

No comment 1499 views

Aspek Penting Kebutuhan Popok Bayi

Popok Bayi – Memilih jenis popok bayi rasanya menjadi salah satu tugas terberat bagi seorang ibu. Beberapa dilemma antara fungsinya yang membuat praktis, harganya yang cukup mahal dan juga teknologi penyerapan yang semakin modern ataupun model yang makin stylish. Yang pasti prioritas seseorang berbeda-beda dalam memilih popok untuk anaknya.

Kini sudah banyak beredar di pasaran berbagai merek diapers atau popok bayi sekali pakai yang bisa dimanfaatkan. Dengan popok bayi sekali pakai ini, bayi bisa buang air kecil lima kali atau bahkan delapan kali tanpa membasahi celana.

Namun, pemakaian popok bayi sekali pakai bukan tanpa risiko. Salah satu hal yang dikhawatirkan para ibu adalah munculnya ruam popok pada bayi akibat pemakaian popok disposable ini. Tak heran jika masih cukup banyak ibu yang ragu memakaikan popok bayi sekali pakai pada bayinya. Padahal, pengaruh buruk popok bayi  sekali pakai sebenarnya mudah dihindari.

Caranya, kita harus memanfaatkan produk itu dengan benar, dan memilih popok bayi sekali pakai yang cocok untuk kebutuhan anak kita.

Bahan popok bayi

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah bahan popok. Umumnya, popok sekali pakai berbahan dasar bubur kertas atau pulp, kapas, kain kasa tipis, kain flanel,serta lapisan bahan berdaya serap tinggi. Bahan yang terakhir ini mampu menyerap cairan begitu banyak, bahkan hingga 100 kali berat bahan itu sendiri.”

Praktis

Alasan utama penggunaan popok sekali pakai adalah kepraktisannya. Terutama pada saat berpergian atau pada saat anak tidur pada malam hari.

Isu lingkungan

Kelestarian bumi merupakan tanggung jawab seluruh manusia. Popok kain, membutuhkan proses pencucian, dengan penggunaan deterjen, pemborosan air, pemborosan listrik, dll. Sementara beberapa jenis clodi mengggunakan micro fiber yang sulitterurai dalam tanah sebagai bahan dasar pelapis.

Sementara popok bayi sekali pakai yang harus diganti minimal 8 kali sehari atau nyaris 3.000 popok per tahun untuk setiap bayi. Bekas popok yang mengandung banyak bahan kimia itu akan menggunung dengan waktu daur ulang alami 200-500 tahun.

Finansial
Dari segi harga, jika titik berat seorang ibu adalah penghematan, jenis popok kain tradisional mungkin menjadi pilihan utama dibandingkan dengan popok sekalipakai. Kualitas popok kain ini akan menurun setelah dicuci-pakai selama 5 kali. Hal ini bisa menyebabkan iritasi pada anak.

author
No Response

Leave a reply "Aspek Penting Kebutuhan Popok Bayi"