Mengenal Popok Kain Jaman Dulu dan Sekarang

 

Mengenal Popok Kain Jaman Dulu dan Sekarang

 

Popok kain – Sesuai dengan perkembangan teknologi, perkembangan industri popok untuk bayi juga mengalami kemajuan, mulai dari munculnya popok sekali pakai yang praktis, pemilihan bahan popok kain yang semakin beravariasi, hingga jenis corak yang digunakan untuk melengkapi tampilannya. Namun, tahukah Bunda mengenai popok yang digunakan oleh bayi-bayi di jaman dahulu?

Menurut The Diaper Jungle, pada zaman kuno dulu, bayi menggunakan popok berbahan dasar kulit binatang dan sumber daya alam lainnya untuk melingungi kulit di bagian pusar, pinggang, sedangkan bangsa Eskimo menggunakan bahan dasar kulit kelinci yang hangat untuk melindungi bayi-bayi mereka. Pada tahun 1800, popok kain berbahan katun mulai dikembangkan dengan model dan desain yang lebih bervariasi yang dilengkapi dengan pin dan kancing sebagai pengunci agar tidak lepas.

Di abad ke 20, ibu-ibu yang memiliki bayi menggunakan katun yang sebelumnya direbus di dalam air mendidik untuk digunakan sebagai popok si Kecil. Pada tahun inilah, orang tua yang memiliki bayi mulai memahami pentingnya. Di Indonesia, saat teknologi industri belum mengalami kemajuan seperti saat ini, banyak Bunda yang menjahit popok kain sendiri untuk buah hati.

Kegiatan menjahit tak jarang digunakan untuk mengisi waktu luang selama kehamilan. Namun, saat ini tak banyak Bunda yang memiliki waktu luang untuk menjahit popok dalam jumlah yang banyak. Karena itulah, popok kain buatan industri tetap menjadi pilihan. Kemajuan teknologi meningkatkan kualitas popok kain melalui pemilihan bahan yang semakin berkualitas dan desain yang semakin disempuranakan.

Berikut adalah beberapa perubahaan popok hingga menjadi bentuk yang sekarang ini bisa Bunda lihat:

  • Warna dan desain yang semakin bervariasi
  • Teknologi membuat jahitan semakin kuat.
  • Bentuk dan sistem penggunaan yang semakin canggih
  • Bahan aman yang digunakan semakin dikreasikan dengan tingkat kelembutan untuk kulit bayi

Setelah memahami popok dari masa ke masa, tentunya Bunda harus memahami fungsi popok yang sejak dulu digunakan oleh bayi-bayi di seluruh dunia. Sebagai “sahabat” bayi yang selalu membalut kulitnya setiap hari, rupanya  popok bukan hanya berfungsi sebagai penutup daerah pantat si Kecil saja lho, melainkan juga memiliki fungsi lain, yaitu:

  • Untuk melindungi daerah sensitifnya dari suhu udara di sekitar, terutama suhu dingin
  • Sebagai tempat feses dan pipis yang keluar sebelum dibersihkan
  • Untuk menjaga suhu di sekitar si Kecil tetap normal
  • Melindungi daerah perut dan pinggang buah hati
  • Mengajarkannya sejak bayi untuk melindungi daerah vital yang sangat berharga dalam tubuh manusia

Dengan mengetahu sejarah popok kain dari masa ke masa, tentunya akan semakin menambah pemahaman Bunda mengenai fungsi popok dan perkembangan popok yang sangat bermanfaat untuk buah hati. Namun, dengan semakin berkembangnya jenis dan teknologi industri popok kain, Bunda harus lebih berhati-hati dalam memilih bahan dan kualitas yang ditawarkan agar dapat memberikan yang terbaik untuk si Kecil demi kesehatan kulitnya.

 

No Response

Leave a reply "Mengenal Popok Kain Jaman Dulu dan Sekarang"