3 Aktivitas yang Cocok untuk Balita Hiperaktif

anak hiperaktif

Menjaga buah hati merupakan suatu kewajiban bagi orang tua agar ia selalu merasa aman sehingga perkembangan tubunya dan psikologi anak berkembang dengan baik. Namun, meski lahir dari rahim yang sama, tak menjadi jaminan bahwa setiap anak memiliki kemiripan sifat dan tingkah laku. Biasanya, orang tua banyak mengeluhkan putra-putrinya yang cenderung pemalu, pemalas, pemarah, dan hiperaktif.

Semua permasalahan tersebut tentu saja memiliki solusi yang berbeda-beda. Misalnya saja, anak hiperaktif yang membutuhkan perhatian ekstra dalam menjaganya. untuk mengadapi anak yang hiperaktif ini, sebaiknya memilihkan kegiatan-kegiatan yang bisa menyalurkan energi dan bermanfaat untuk perkembangan otak. Yuk, intip3 kegiatan untuk anak hiperaktif berikut ini:

  • Olahraga

Aktivitas ini dirasakan menjadi pilihan utama yang tepat sebagai kegiatan positif anak hiperaktif. Saat melibatkan anak dalam beragam kegiatan olahraga seperti sepak bola, karate, bersepeda, dan berenang, tetap lakukan pengawasan agar keselamatannya terjaga. Tentu saja banyak keuntungan yang bisa didapatkan si kecil, seperti badan sehat dan perkembangan otak bisa maksimal.

  • Bermain di Luar Ruangan

Salah satu tanda anak hiperaktif adalah anak tidakĀ  bisa diam sehingga ia sering lebih sering terlihat berjalan dan berlarian. Tak heran, jika rumah akan terlihat berantakan karena si Kecil dengan mudah memindahkan perabotan rumah. Untuk itu, tak ada salahnya jika mengajaknya bermain di luar ruangan dengan mengajaknya ke playground atau taman bermain. Dengan banyaknya pilihan permainan yang melibatkan aktivitas fisik, maka energi si Kecil akan tersalurkan dengan baik.

  • Seni Kerajinan

Biasanya, orang tua mengeluh ketika terlalu lelah mengawasi si Kecil yang susah untuk diajak diam di suatu tempat dan duduk manis. Dengan mengajaknya untuk mengekspresikan jiwa seni melalui gambar dan warna-warna, maka si Kecil dapat duduk dengan tenang dan mulai mencoret-coret buku gambarnya.

Anda juga bisa melibatkan buah hati ke dalam kelas seni untuk membuat kerajinan dari kertas atau biasa disebut dengan origami. Si Kecil tentu senang dengan hasil karyanya tersebut sehingga ia lebih memilih duduk dan diam serta bergulat dengan kertas-kertas origami. Jangan lupa untuk memberikan pujian dari hasil karya si Kecil tersebut, ya!

Nah, 3 kegiatan tersebut memang menjadi pilihan yang cocok untuk menyalurkan tenaga anak hiperaktif. Aktivitas positif tersebut tentu saja bisa menjadi pilihan tepat untuk menyalurkan hobi yang mendukung perkembangan tubuh dan psikologi anak. Tetap awasi si Kecil agar ia dapat mengikuti kelas-kelas tersebut dengan baik, ya!

author
No Response

Leave a reply "3 Aktivitas yang Cocok untuk Balita Hiperaktif"