3 Zat Berbahaya Ini Ancam Kesehatan Balita

No comment 2180 views

baju bayi

Bu, tahukah Anda zat berbahaya yang menempel pada pakaian bayi? Di pasaran, banyak ditawarkan model-model baju bayi dengan beragam warna yang menarik tentu menggiurkan orang tua untuk membelinya. Tentu saja hal itu agar si Kecil terlihat makin imut dan menggemaskan. Namun, Anda harus cerdikĀ  untuk memilihkan pakaian yang cocok dan aman untuk buah hati tersayang agar kesehatan balita tetap terjaga.

Pakaian bayi merupakan benda yang langsung menempel pada tubuhnya sehingga sangat mengkhawatirkan apabila terdapat bahan kimia yang berdampak pada kesehatannya. Jangan tergiur dengan harga yang mahal dengan anggapan akan lebih aman. Oleh karena itu, intip informasi berikut ini:

  • Kandungan AZO

Zat ini merupakan bahan pewarna yang mengandung gugus N=N sebagai gugus pembawa warna. Apabila senyawa tersebut direduksi akan menghasilkan senyawa amina aromatik yang memicu pertumbuhan sel kanker. Zat ini mengandung aril amin yang cukup berbahaya untuk kesehatan kulitnya apabila zat ini terurai. Biasanya, AZO digunakan untuk memberikan pewarna pada baju-baju yang berwarna cerah. Pemerintah telah mengeluarkan aturan mengenai penggunaan AZO yaitu kurang dari 20 mg/kg.

  • Kandungan Fomaldehida

Formaldehida merupakan senyawa yang mudah menguap dan banyak digunakan oleh perusahaan tekstil dan konveksi. Apabila kandungan formaldehida ini melebihi takaran, maka akan menyebabkan iritasi pada selaput lendir, peradangan, serta meningkatkan risiko terjadina kanker kulit. Pemerintah melarang penggunaan formaldehida pada pakaian ini melebihi 20 mg/kg.

  • Kandungan Kadar Logam

Adanya kandungan logam terekstrasi dalam pakaian balita perlu diwaspadai oleh para orang tua. Logam ini biasanya banyak terdapat pada produksi serat-serat baju yang gagal. Pemerintah melarang keras peredaran pakaian dari produk gagal ini. Aturan pemerintah pun cukup jelas dengan memberikan batas kadar logam terekskresi yang boleh beredar, diantaranya kadmium 0,1 mg/kg, tembaga 25 mg/kg, timbal 0,2 mg/kg, dan nikel 1 mg/kg.

Beberapa kandungan berbahaya itulah yang harus Anda waspadai saat membeli baju bayi. Bagaimana pun juga, kesehatan balita menjadi prioritas utama. Meskipun dampaknya belum terjadi saat ini, tetapi tidak ada salahnya jika melakukan antisipasi sejak dini. Yah, bukan hanya ketelatenan dankesabaran saja yang dibutuhkan saat merawat bayi, tetapi kejelian pun dibutuhkan.

Memang, bukan hanya zat kimia di dalam pakaian saja yang perlu diwaspadai. Banyak juga zat kimia berbahaya disekitanya yang mengancam kesehatan balita, misalnya pada sabun dan samponya. Yuk, pilih produk yang sehat untuk si Kecil, ya!

author
No Response

Leave a reply "3 Zat Berbahaya Ini Ancam Kesehatan Balita"