4 Keluhan Setelah Melahirkan Yang Umum Terjadi

 

Smiling mother holding baby

Setelah menjalani kehamilan selama 9 bulan, pada akhirnya tiba waktu bagi Anda untuk melahirkan si kecil ke dunia. Memeluk si kecil dengan kedua tangan Anda tentunya jadi hal yang sangat emosional bagi Anda. Beberapa hari atau minggu setelah masa persalinan Anda pastinya akan mengalami beberapa gejala yang mungkin akan membuat Anda merasa tidak nyaman. Apa sajakah keluhan setelah melahirkan yang wajib Anda ketahui?
• Kram Perut
Kram perut yang menyerupai kontraksi ini adalah keluhan setelah melahirkan yang paling umum terjadi. Bunda mungkin merasa sedikit khawatir, tapi sebenarnya hal ini sangatlah wajar. Jadi jangan terlalu cemas, Moms. Kontraksi tersebut dipicu oleh otot-otot rahim yang berkontraksi untuk meluruhkan sisa-sisa plasenta yang ada di dinding rahim. Selain itu, rahim juga mulai kembali ke ukuran semula seperti saat sebelum Anda hamil.
• Keluarnya Darah
Anda mungkin akan merasa kaget ketika Anda mendapati darah yang keluar dari vagina Anda. Dan yang jelas, darah tersebut bukanlah darah menstruasi. Keluarnya darah setelah melahirkan yang berlangsung selama beberapa hari setelah persalinan tidak perlu dikhawatirkan, karena itu berarti Anda sedang menjalani masa nifas. Darah yang keluar tersebut merupakan mekanisme tubuh dalam membersihkan rahim sekaligus mengeluarkan sisa-sisa plasenta yang kemungkinan masih menempel di dalam rahim.
• Post-Partum Depression
Masa setelah persalinan seringkali digambarkan sebagai masa-masa yang penuh kebahagiaan, dimana seorang ibu dengan senyum yang lebar mengasuh anaknya yang masih bayi. Namun, kenyataannya banyak ibu yang mengalami depresi pasca persalinan yang sedemikian parah hingga menyebabkan mereka menyakiti bayi mereka atau diri mereka sendiri.

Post-Partum Depression merupakan tahap depresi pasca-melahirkan yang lebih parah dibandingkan dengan Baby Blues, dimana ibu mengalami perubahan mood yang drastis, menarik diri dari bayi maupun suami dan anggota keluarganya, dan selalu dirundung rasa takut dan cemas bahwa ia tidak dapat menjadi ibu yang baik atau akan menyakiti anaknya.

Dan sayangnya, sindrom psikis yang sedemikian krusial ini seringkali tidak dipahami oleh kebanyakan orang sehingga mengakibatkan dampak yang fatal baik bagi ibu hamil maupun bagi anaknya.
• Osteoporosis
Tulang rapuh merupakan keluhan yang cukup sering dan hanya akan terjadi pada ibu yang tidak mendapatkan asupan kalsium yang cukup selama masa kehamilan. Selama hamil, tubuh ibu akan mengambil sejumlah zat kalsium dari dalam tulang Anda untuk diberikan pada bayi. Dan jika Anda tidak mencukupi kebutuhan kalsium, maka Anda akan mengalami osteoporosis setelah Anda melahirkan.
Nah, demikianlah beberapa keluhan setelah melahirkan yang wajib diketahui. Semoga informasi ini bermanfaat, Moms.

author
No Response

Leave a reply "4 Keluhan Setelah Melahirkan Yang Umum Terjadi"