5 Tips Cara Mengasuh dan Mengembangkan Anak Autis

4 Tips Cara Mengasuh dan Mengembangkan Anak Autis

Tips mengasuh anak autis – Semua orang tentu mengimpikan mempunyai anak yang lahir dengan keadaan sehat, cerdas, dan sempurna, namun adanya gangguan atau faktor tertentu menyebabkan bayi terlahir dengan kondisi yang tidak diinginkan. Salah satu kelainan yang terjadi sejak anak lahir yaitu autis, autis atau autisme disebabkan oleh kelainan Autism Spectrum Disorders yang membuat terganggunya otak sehingga tidak bisa berfungsi normal layaknya perkembangan yang terjadi diusinya.

Faktor yang memperngaruhi terjadinya autisme pada anak dikarenakan oleh faktor lingkungan dan genetik, adanya
perbubahan gen, carebellium dan perubahan korteks yang mempengaruhi perkembangan pada otak. Banyak pula yang beranggapan bahwa autis terjadi karena kerusakan gen akibat obat-obatan yang dikonsumsi saat kehamilan yang tidak sesuai dengan saran dokter.

Menurut sebuah penelitan, Anda dapat mendeteksi bayi autis ketika menginjak usia 6 bulan yaitu dengan menunjukan ciri yang tidak mau tersenyum, tempramen, dan kesulitan bereaksi saat dipanggil namanya. Ketika usianya satu tahun tanda – tanda tersebut semakin terlihat dari ekspresi wajah, cara berkomunikasi dan gangguan berbahasa.

Walaupun keadaan ini tentunya tidak diinginkan oleh orang tua namun sebagai orang tua yang baik harus memberi perhatian dan kasih sayang yang lebih kepada anak autis, karena anak autis bisa di didik seperti anak normal pada umumnya dan mereka juga bisa berprestasi. Berikut tips mengasuh anak autis yang harus Anda perhatikan.

Cara mengasuh anak autis

1. Dukungan Cinta dan Kasih Sayang Keluarga

Dengan cinta dan kasih sayang yang lebih dari keluarga akan membantu perkembangan anak autis menjadi lebih baik. Ajaklah semua keluarga besar Anda untuk memperhatikan dan memberi kasih sayang kepadanya, hal ini akan membantu dan mendukung pekembangan anak autis.

2. Kembangkan Minat dan Bakat Anak

Anda harus mengembangkan bakat anak autis, karena bakat yang ada pada anak autis tidak datang dengan sendirinya melainkan dari orang tua. Anda harus memberikan dia pilihan dan mengenalkan dengan cara mengajaknya ikut serta dalam test bakat dan minat supaya Anda dapat menemukan bakat terpendamnya. Ketika Anda telah mengetahui bakatnya, arahkan dia untuk masuk ke sanggar agar bakatnya berkembang.

3. Cari Cara Lain Untuk Berkomunikasi

Jangan paksa anak autis berbicara karena bagi sebagian besar penyandang autisme, ungkapan verbal tak ada artinya. Anda harus memahami apa yang dikomunikasikan lewat ekspresinya. Anak autis yang tidak bisa bicara pun bisa mengomunikasikan kebutuhannya dengan menunjuk benda, gerak tubuh, menunjuk gambar atau menggunakan bahasa isyarat. Menggunakan cara-cara ini merupakan tahap perkembangan normal dan jangan paksa anak belajar bicara karena bicara bagi anak penyandang autisme bukan komunikasi yang penting.

4. Beri Pendidikan yang Tepat

Pilihlah pendidikan yang tepat untuk anak autis, pendidikan yang ideal untuk anak yang berkebutuhan khusus dapat membantu perkembangannya. Berikan pendidikan bersifat vocation, pendidikan ini cocok untuk anak autis yang memiliki IQ dan EQ tidak seimbang.

5. Luangkan Waktu Untuk Bermain

Meski menderita autis, namun ia tetaplah anak-anak yang butuh waktu untuk bermain. Anda boleh rajin membawanya untuk melakukan terapi, namun tetap sediakan waktu bagi buah hati Anda untuk bermain. Pikirkan bersama aktivitas apa yang bisa membuat anak merasa rileks, senang, dan tertawa. Dengan begitu, ia tidak akan selalu merasa tertekan dengan segala aktivitas yang berbau terapi dan belajar.

Dengan adanya tips mengasuh anak autis ini, Anda harus lebih mensyukuri karena mendapatkan anak autis bukanlah merupakan hukuman dari Tuhan namun dibalik itu semua ada hikmah yang tersembunyi. Baca juga : Iniloh Bahaya Radiasi Pada Kehamilan Yang Perlu Diwaspadai!

author
No Response

Leave a reply "5 Tips Cara Mengasuh dan Mengembangkan Anak Autis"