6 Cara Bijak Mengatasi Tantrum pada Anak

No comment 1641 views

6 Cara Bijak Mengatasi Tantrum pada Anak

Cara mengatasi anak tantrum – Pada anak usia prasekolah sering berteriak – teriak, meraung, menangis, berbaring di lantai, menendang benda – benda yang ada disekitarnya. Kejadian itu disebut temper tantrum pada anak, yang sering di alami oleh anak usia 15 bulan hingga 4 tahun yaitu dimana usia anak prasekolah.

Sikap tidak wajar yang ditunjukan oleh anak tantrum ini disebabkan karena ia tidak senang dengan suatu hal yang ada disekitarnya atau bisa juga terjadi karena ia tidak bisa mengungkapkan keinginannya sehingga si kecil meluapkan emosi dengan cara – cara tersebut. Anak tantrum yang usianya dibawah 3 tahun biasanya sering mengekspresikan dengan cara menangis, menjerit, memukul, hingga kasus terparahnya ia akan membenturkan kepala ketembok.

Setelah itu di usia 4 tahun, kasus tantrum yang sering terjadi yaitu merengek, membanting benda, hingga menghentak – hentakan kaki. Yang terakhir pada usia 5 tahun mereka akan memukul – mukul dan merusak benda – benda yang berada disekitarnya.

Cara mengatasi temper tantrum tidak harus dengan menuruti semua kemauannya karena hal ini bisa menjadi senjata untuk anak jika Anda tidak menuruti kemauannya. Berikut cara mengatasi anak tantrum yang tepat sehingga dapat mengurangi dan mencegah perilaku tantrum manipulatif.

Cara mengatasi tantrum pada anak

1. Anda harus memahami dulu tujuan anak, apakah hal itu dilakukan untuk meminta sesuatu. Jika iya Anda tidak harus menuruti semua keinginannya tapi Anda juga tidak boleh langsung menolaknya. Permintaan yang wajar bisa Anda turuti namun jangan langsung memberikan sesuai keinginannya. Tundah dulu waktu pemberiannya agar melatih anak untuk sabar.

2. Memberi janji palsu untuk menghindari rengekan anak itu tidak tepat, sebaiknya Anda tidak membuat janji palsu karena anak akan selalu menagih janjinya hingga keinginannya terpenuhi. Memberi janji palsu malah mengajarkan kepada anak untuk ingkar janji.

3. Jika anak melakukan hal diluar kendali seperti merusak barang dan memukul, berikan dia time out. Ajak dia ke kamar dan beri pengertian bahwa tindakan itu tidak baik kemudian jangan perbolehkan dia keluar dari kamar sebelum tenang.

4. Saat memberikan time out tidak berhasil dan dia malah menangis Anda harus memeluknya. Jelaskan bahwa hal yang Anda lakukan karena bentuk cinta padanya.

5. Sebaiknya Anda tidak menyerah ketika ia marah, karena anak akan melakukan tindakan yang sama ketika menginginkan sesuatu lagi.

6. Konsisten terhadap keputusan Anda. Jika Anda memang telah memutuskan untuk tidak mengabulkan keinginannya, tetaplah teguh pada pendirian dan jangan ‘terjebak’. Bila Anda luluh, akan semakin menguatkan pemahaman anak bahwa Anda mudah dipermainkan.

7. Cara mangatasi anak tantrum selanjut nya yaitu bunda diharuskan bunda untuk membiasakan komunikasi yang terbuka dengan anak bun dan juga jangan lupa untuk memberikanlah pujian apabila kemarahannya telah selesai bun.

Cara mengatasi anak tantrum  di atas hanya akan berhasil jika Anda konsisten terhadap keputusan Anda. Jangan mudah goyah terhadap manipulasi yang diberikan anak. Baca juga : Yuk Kenali Tangisan Pada Bayi!

author
No Response

Leave a reply "6 Cara Bijak Mengatasi Tantrum pada Anak"