Bolehkah Ibu Hamil Minum Parasetamol?

No comment 173 views

Bolehkah Ibu Hamil Minum Parasetamol?

Setiap ibu hamil tentunya menginginkan masa kehamilan yang sehat dengan perkembangan bayi yang menggembirakan. Akan tetapi, tidak jarang ibu hamil menderita penyakit-penyakit ringan seperti flu, atau sakit kepala yang hebat akibat daya tahan tubuh yang memang lebih rentan jika dibandingkan dengan saat Anda belum hamil. Kebanyakan orang akan merekomendasikan Anda untuk mengkonsumsi obat parasetamol  yang memang dipasarkan dengan bebas dan dapat dibeli tanpa resep dari dokter. Namun, bolehkah ibu hamil minum parasetamol?

Dan tentunya, pertanyaan “bolehkah ibu hamil minum parasetamol?” memang wajib untuk ditanyakan sebelum mengkonsumsinya, karena makanan apapun yang Anda konsumsi akan diserap oleh bayi dan mempengaruhi tumbuh kembangnya. Sehingga tidak mengherankan jika seringkali ibu hamil disarankan untuk menghindari konsumsi obat-obatan. Akan tetapi, benarkah parasetamol sedemikian berbahayanya?  Baca Juga: Tanda Ibu Hamil Muda Keluar Darah Coklat, Normalkah?

Organisasi FDA (Food and Drug Administration) di Amerika mengklasifikasikan jenis obat-obatan ke dalam 5 kategori, yaitu terbagi dalam kategori A, B, C, D, hingga X, dan obat parasetamol merupakan obat yang termasuk dalam kategori C dimana obat tersebut tidak dilarang penggunaannya untuk ibu hamil, namun hanya bisa dikonsumsi jika benar-benar dirasa perlu, karena obat parasetamol memiliki kemungkinan untuk menimbulkan efek samping pada janin.

Menurut penelitian, penggunaan paracetamol yang terlalu berlebihan saat hamil dapat mengakibatkan gangguan perkembangan otak janin sehingga menyebabkan ia terkena ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorders).  Penyakit kelainan otak ini membuat bayi Anda menjadi hiperaktif serta memiliki tingkat konsentrasi yang sangat rendah dan yang pasti akan menyulitkannya kelak saat ia duduk di bangku pendidikan maupun saat ia terjun ke dalam dunia kerja.

Selain ADHD, bayi juga memiliki resiko terkena Cyrptorchidism yaitu penyakit yang menyebabkan testis tidak turun pada bayi laki-laki. Cryptorchidism memerlukan tindakan medis sesegera mungkin, karena jika dibiarkan begitu saja maka saat ia tumbuh dewasa produksi spermanya akan terganggu, bahkan ia dapat terkena kanker testis.

Namun Anda masih bisa bernapas lega, karena kedua efek tersebut masih berbentuk hipotesa dan belum pasti kebenarannya. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan benar tidaknya parasetamol dapat mengakibatkan cacat pada janin.

Akan tetapi, tetap saja Anda perlu berhati-hati dalam mengkonsumsi parasetamol. Bahkan akan lebih baik lagi jika Anda memilih metode pengobatan yang lebih alami untuk mengusir gejala-gejala flu atau sakit kepala, seperti memperbanyak konsumsi buah dan sayuran dengan vitamin C untuk memperkuat daya tahan tubuh dan juga dengan beristirahat cukup.

Jadi, bolehkah ibu hamil minum parasetamol? Hanya saja, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan.

author
No Response

Leave a reply "Bolehkah Ibu Hamil Minum Parasetamol?"